Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Naik Karena Reli Ekuitas AS Mengangkat Sentimen Ekonomi
Thursday, 1 May 2025 22:27 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Minyak naik kembali pada hari Kamis (01/5) setelah laba yang kuat dari Meta dan Microsoft mendukung ekuitas AS dan mengimbangi kekhawatiran tentang ekonomi AS dan prospek produksi minyak OPEC+ yang lebih tinggi.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 47 sen atau 0,8% menjadi $58,68 per barel pada pukul 14.42 GMT. Minyak mentah berjangka Brent naik 71 sen atau 1,2% menjadi $61,77. Kedua kontrak turun lebih dari 1% sebelumnya.

"Itu (kenaikan harga minyak) dapat dikaitkan dengan lonjakan ekuitas karena laba yang menarik dari Microsoft (MSFT.O), opens new tab dan Meta (META.O), opens new tab dan mungkin penundaan putaran berikutnya dari negosiasi nuklir AS-Iran," kata Tamas Varga dari pialang minyak PVM.

Oman mengatakan pada hari Kamis bahwa putaran berikutnya perundingan nuklir AS-Iran yang direncanakan sementara pada hari Sabtu, 3 Mei akan dijadwal ulang karena alasan logistik.

Sebelumnya, kekhawatiran tentang pasokan yang lebih tinggi membebani harga. Arab Saudi memberi tahu sekutu dan pakar industri bahwa mereka tidak mau menopang pasar minyak dengan pemotongan pasokan dan dapat mengelola periode harga rendah yang berkepanjangan, sumber mengatakan kepada Reuters.

Beberapa anggota OPEC+ akan menyarankan kelompok tersebut mempercepat kenaikan produksi pada bulan Juni untuk bulan kedua berturut-turut, tiga orang yang mengetahui perundingan OPEC+ mengatakan. Delapan negara OPEC+ akan bertemu pada tanggal 5 Mei untuk memutuskan rencana produksi bulan Juni.

Sementara itu, ekonomi AS mengalami kontraksi untuk pertama kalinya dalam tiga tahun pada kuartal pertama, data menunjukkan pada hari Rabu, dibanjiri oleh banjir impor karena bisnis berlomba-lomba untuk menghindari biaya yang lebih tinggi dari tarif dan menggarisbawahi dampak mengganggu dari kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump yang tidak dapat diprediksi.

Tarif Trump telah membuat kemungkinan ekonomi global akan tergelincir ke dalam resesi tahun ini, jajak pendapat Reuters menyarankan.(Newsmaker23)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS