Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak turun karena kekhawatiran perdagangan dan beberapa kemajuan Rusia-Ukraina
Tuesday, 29 April 2025 11:53 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak anjlok dalam perdagangan Asia pada hari Selasa di tengah ketidakpastian yang terus berlanjut atas tarif perdagangan AS yang melemahkan prospek ekonomi dan memicu kekhawatiran yang terus berlanjut atas melambatnya permintaan.

Harga minyak juga tertekan oleh pengumuman Rusia yang tiba-tiba mengenai gencatan senjata tiga hari dengan Ukraina, yang dapat membantu membuka jalan menuju kesepakatan yang lebih besar.

Harga minyak berjangka Brent untuk bulan Juni turun 0,4% menjadi $65,63 per barel, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate turun 0,3% menjadi $61,64 per barel pada pukul 21:43 ET (01:43 GMT).

Pasar minyak juga gelisah sebelum pertemuan OPEC+ minggu depan, di mana kartel tersebut secara luas diperkirakan akan meningkatkan produksi untuk bulan kedua berturut-turut. Ketidakpastian tarif, perang dagang AS-Tiongkok ganggu prospek permintaan
Minyak bumi mengalami penurunan tajam sejauh ini pada tahun 2025, setelah baru-baru ini merosot ke level terendah dalam lebih dari empat tahun karena kekhawatiran bahwa meningkatnya gangguan perdagangan global akan melemahkan permintaan.

Perang dagang yang sengit antara konsumen minyak utama AS dan Tiongkok menunjukkan sedikit tanda-tanda akan mereda, sementara Presiden AS Donald Trump tampaknya bersiap untuk memberlakukan tarif yang lebih besar lagi.

Pasar minyak tidak banyak mendapat kelegaan dari laporan Wall Street Journal bahwa Trump berencana untuk melunakkan dampak tarif otomotifnya yang tinggi.

Kekhawatiran akan melambatnya permintaan, di tengah meningkatnya gejolak ekonomi, telah menjadi beban utama pada harga minyak dalam beberapa bulan terakhir. Seruan Trump untuk meningkatkan produksi energi AS dan menurunkan harga juga telah mengguncang pasar minyak mentah.

Rusia umumkan gencatan senjata 3 hari yang mengejutkan dengan Ukraina
Harga minyak juga tertekan oleh pengumuman Rusia tentang gencatan senjata tiga hari yang mengejutkan dengan Ukraina pada awal Mei. Gencatan senjata akan berlangsung antara 8 Mei dan 10 Mei, saat Moskow memperingati ulang tahun ke-80 kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman.

Gencatan senjata tersebut memberikan sedikit harapan bahwa Rusia masih terbuka terhadap perdamaian, karena negosiasi yang sedang berlangsung yang ditengahi AS mengenai gencatan senjata tampaknya terhenti.

Ukraina menyerukan gencatan senjata yang lebih lama, 30 hari, sementara Washington mengisyaratkan bahwa mereka menginginkan gencatan senjata permanen antara kedua negara.

Meredakan ketegangan Rusia-Ukraina pada akhirnya dapat mengakibatkan pelonggaran sanksi ketat AS terhadap industri minyak Moskow, yang akan membebaskan lebih banyak pasokan global dan semakin menekan harga.(cay)

sumber: investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS