Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Mencabut Kerugian dengan Fokus pada Pasokan OPEC+ dan Prospek Perdagangan
Thursday, 24 April 2025 19:57 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak naik karena investor mempertimbangkan prospek pasokan OPEC+ yang lebih banyak dan dampak dari ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok.

Brent naik mendekati $67 per barel setelah turun 2% pada hari Rabu, sementara West Texas Intermediate berada di sekitar $63.

Dolar melemah, membuat komoditas yang dihargakan dalam mata uang tersebut lebih menarik.

Ketegangan yang berkembang dalam OPEC+, terutama dengan Kazakhstan yang selalu menjadi produsen berlebih, telah memicu kekhawatiran bahwa produksi akan terus meningkat dengan kecepatan yang lebih cepat dari yang diiklankan selama beberapa bulan mendatang.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya akan mengadakan pertemuan pada tanggal 5 Mei untuk memutuskan apa yang harus dilakukan pada bulan Juni.

"Sampai kepatuhan membaik, kami percaya OPEC+ dapat terus mengurangi produksi lebih cepat dari yang direncanakan," kata Amrita Sen, salah satu pendiri konsultan Energy Aspects. "Tetapi pengurangan produksi yang lebih cepat itu juga dapat berlanjut lebih dari sekadar bulan Juni." Harga minyak anjlok tajam bulan ini karena kekhawatiran bahwa tarif AS dan pungutan balasan dari mitra dagang terbesarnya akan memukul aktivitas ekonomi dan memengaruhi permintaan energi.

Meskipun ada tanda-tanda meredanya ketegangan antara Washington dan Beijing, Tiongkok mengatakan pada hari Kamis bahwa AS harus mencabut semua tarif sepihak dan menepis spekulasi bahwa telah terjadi kemajuan dalam komunikasi bilateral antara kedua negara. (Newsmaker23)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS