Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Anjlok di Tengah Kekhawatiran Ekonomi Makro Meskipun Ekspektasi Permintaan Menguat
Thursday, 13 March 2025 11:45 WIB | OIL |brent oilOil,

Harga minyak anjlok pada hari Kamis(13/03) setelah melonjak pada sesi sebelumnya karena penarikan stok bensin AS yang lebih besar dari perkiraan, karena pasar mempertimbangkan kekhawatiran ekonomi makro terhadap permintaan jangka pendek yang kuat.

Harga minyak mentah berjangka Brent turun 5 sen menjadi $70,9 per barel pada pukul 04.26 GMT, sementara harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun 10 sen menjadi $67,58 per barel.

Kedua harga acuan tersebut naik sekitar 2% pada hari Rabu karena data pemerintah AS menunjukkan persediaan minyak dan bahan bakar yang lebih ketat dari perkiraan.

Persediaan bensin AS turun 5,7 juta barel, lebih dari penarikan 1,9 juta barel yang diharapkan oleh para analis, sementara stok sulingan juga turun lebih dari yang diantisipasi - meskipun ada kenaikan dalam stok minyak mentah. [EIA/S]

"Penurunan persediaan bensin AS meningkatkan ekspektasi peningkatan permintaan musiman di musim semi, tetapi kekhawatiran tentang dampak ekonomi global dari perang tarif membebani pasar," kata Hiroyuki Kikukawa, kepala strategi Nissan (OTC:NSANY) Securities Investment.

"Dengan faktor kuat dan lemah yang berkembang secara bersamaan, menjadi sulit bagi pasar untuk condong secara tegas ke satu arah atau yang lain," tambahnya.

Donald Trump mengancam pada hari Rabu untuk meningkatkan perang dagang global dengan tarif lebih lanjut pada barang-barang Uni Eropa, karena mitra dagang utama AS mengatakan mereka akan membalas hambatan perdagangan yang telah ditetapkan oleh presiden AS.

Fokus berlebihan Trump pada tarif telah mengguncang investor, konsumen, dan kepercayaan bisnis serta meningkatkan kekhawatiran resesi AS.

Sementara itu, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak mengatakan pada hari Rabu bahwa Kazakhstan memimpin lonjakan besar dalam produksi minyak mentah Februari oleh OPEC+ yang lebih luas, menyoroti tantangan bagi kelompok produsen dalam menegakkan kepatuhan terhadap target produksi yang disepakati. (Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS