Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak naik karena dolar yang lebih lemah, tetapi kenaikannya dibatasi oleh kekhawatiran tarif
Thursday, 13 March 2025 00:20 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak melonjak pada hari Rabu, melanjutkan kenaikan sebelumnya yang didorong oleh melemahnya dolar AS, meskipun kekhawatiran terus-menerus atas dampak tarif pada permintaan global membatasi kenaikan tersebut.

Hingga pukul 11:00 ET (15:00 GMT), minyak mentah berjangka Brent telah naik 1,8% menjadi $70,83 per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS telah naik 2,1% menjadi $67,65 per barel.

Dolar AS berada di sekitar level terendah dalam lima bulan terhadap beberapa pasangan mata uang utama, dengan investor berbondong-bondong ke ketegangan perdagangan dan kemungkinan kesepakatan gencatan senjata Rusia-Ukraina.

Melemahnya dolar dapat memberikan dorongan bagi harga minyak karena secara teori membuat minyak mentah lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang asing.

Namun kekhawatiran atas permintaan minyak global karena rencana Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif pada teman dan musuh telah membatasi kenaikan harga minyak mentah.

Meskipun tanda-tanda meredanya tekanan inflasi di AS memberikan dorongan pada sentimen, analis telah menandai bahwa pungutan Trump masih dapat mendorong kenaikan harga di bulan-bulan mendatang.

Di tempat lain, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak mendukung perkiraannya untuk pertumbuhan permintaan minyak yang relatif solid tahun ini, dengan mencatat bahwa perjalanan udara dan darat akan membantu mendorong konsumsi lebih tinggi.

Laporan dari kelompok produsen minyak tersebut menambahkan bahwa meskipun kekhawatiran perdagangan akan menyebabkan volatilitas, "ekonomi global diperkirakan akan menyesuaikan diri" dengan kekhawatiran tersebut.

Produksi oleh kelompok OPEC+ yang lebih luas, yang mencakup sekutu seperti Rusia, juga naik sebesar 363.000 barel per hari pada bulan Februari.

Sementara itu, produksi minyak mentah AS tahun ini akan mencatatkan pukulan melampaui perkiraan sebelumnya, menurut Badan Informasi Energi AS pada hari Selasa. Data pemerintah lebih lanjut tentang persediaan AS akan dirilis pada hari Rabu.(Cay)

sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS