Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Anjlok KarenaPeningkatan Produksi OPEC+ dan Tarif AS
Wednesday, 5 March 2025 13:12 WIB | OIL |brent oilOil,

Harga minyak anjlok untuk sesi ketiga pada hari Rabu karena rencana produsen utama untuk meningkatkan produksi pada bulan April dikombinasikan dengan kekhawatiran bahwa tarif AS terhadap Kanada, Meksiko, dan Tiongkok akan memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menekan permintaan bahan bakar.

Harga minyak berjangka Brent turun 24 sen, atau 0,3%, menjadi $70,80 per barel pada pukul 05.00 GMT. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 58 sen, atau 0,9%, menjadi $67,68 per barel.

Pada sesi sebelumnya, kontrak ditutup pada level terendah dalam beberapa bulan.

"Dinamika permintaan-penawaran yang tidak menguntungkan telah menciptakan pukulan ganda, dengan ketidakpastian tarif menimbulkan risiko penurunan terhadap pertumbuhan global, dan pada gilirannya, permintaan minyak," kata Yeap Jun Rong, ahli strategi pasar di IG.

"OPEC+ tetap berada di jalur yang tepat untuk meningkatkan produksi pada bulan April, sementara optimisme atas kemungkinan penyelesaian konflik Ukraina-Rusia meningkatkan prospek pasokan Rusia kembali ke pasar," tambah Yeap.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, memutuskan pada hari Senin untuk meningkatkan produksi untuk pertama kalinya sejak tahun 2022.

Kelompok tersebut akan melakukan peningkatan kecil sebesar 138.000 barel per hari mulai bulan April, langkah pertama dalam peningkatan bulanan yang direncanakan untuk mengakhiri pemotongan hampir 6 juta barel per hari, yang setara dengan hampir 6% dari permintaan global.

Tarif 25% untuk semua impor dari Meksiko, tarif 10% untuk energi Kanada, dan penggandaan bea masuk untuk barang-barang Tiongkok menjadi 20% mulai berlaku pada hari Selasa. Pemerintahan Trump juga mengenakan tarif 25% untuk semua impor Kanada lainnya. (Newsmaker23)
Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS