
Harga minyak bergerak naik dalam perdagangan Eropa pada hari Rabu(19/2), karena para pedagang mempertimbangkan kekhawatiran gangguan pasokan di Rusia dan AS.
Namun, kenaikan dibatasi oleh prospek pelonggaran sanksi Rusia -- dan pengembalian pasokan berikutnya dari negara penghasil minyak utama -- jika terjadi kesepakatan damai untuk menghentikan perang di Ukraina.
Minyak mentah Brent naik 0,5% menjadi $76,26 per barel pada pukul 06:13 ET, sementara minyak mentah West Texas Intermediate naik 0,6% menjadi $72,29 per barel. Harga naik pada sesi sebelumnya setelah serangan pesawat nirawak Ukraina menargetkan stasiun pemompaan minyak mentah utama Rusia, mengganggu pasokan dari Kazakhstan. Serangan itu memicu kembali kekhawatiran akan gangguan pasokan lebih lanjut di pasar yang sudah bergulat dengan persediaan yang ketat. Rusia melaporkan bahwa pengiriman minyak mentah melalui Caspian Pipeline Consortium (CPC), rute ekspor utama minyak Kazakhstan, turun 30% hingga 40% pada hari Selasa setelah serangan pesawat nirawak tersebut.
Sebuah estimasi dari Reuters menunjukkan bahwa pengurangan 30% akan menghilangkan sekitar 380.000 barel per hari dari pasokan global.
Di tempat lain, cuaca dingin di AS juga mengancam pasokan. North Dakota Pipeline Authority telah menandai bahwa tingkat produksi negara bagian itu akan turun 150.000 barel per hari.
Pasar juga berfokus pada pertemuan antara pejabat tinggi dari AS dan Rusia untuk menghentikan perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun di Ukraina.
Meskipun diskusi masih dalam tahap awal, analis telah menyarankan bahwa setiap kemajuan menuju perjanjian damai dapat menyebabkan pencabutan sanksi terhadap ekspor minyak Rusia, yang mungkin akan meningkatkan pasokan global dan membebani harga. (Newsmaker23)
Sumber: Investing.com
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...