Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak naik karena kekhawatiran pasokan AS dan Rusia
Wednesday, 19 February 2025 15:08 WIB | OIL |Minyak WTI

Harga minyak naik tipis pada hari Rabu di tengah kekhawatiran gangguan pasokan minyak di AS dan Rusia, dan karena pasar menunggu kejelasan tentang pembicaraan damai Ukraina.

Harga minyak mentah Brent naik 14 sen, atau 0,2%, pada $75,98 per barel pada pukul 04.50 GMT, dan mungkin bersiap untuk kenaikan hari ketiga.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS untuk bulan Maret naik 16 sen, atau 0,2%, menjadi $72,01, naik 1,8% dari penutupan pada hari Jumat setelah tidak stabil pada hari Senin karena hari libur umum Hari Presiden. Kontrak Maret berakhir pada hari Kamis dan kontrak April yang lebih aktif naik 14 sen, atau 0,2%, menjadi $71,97.

"Level $70 yang penting secara psikologis tampaknya bertahan kuat, dibantu oleh serangan pesawat nirawak Ukraina di stasiun pompa minyak Rusia dan kekhawatiran bahwa cuaca dingin di AS dapat membatasi pasokan," kata analis pasar IG Tony Sycamore.

"Selain itu, ada beberapa spekulasi bahwa OPEC+ mungkin memutuskan untuk menunda rencana peningkatan pasokan pada bulan April," katanya, mengacu pada Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya.

Rusia mengatakan aliran minyak melalui Konsorsium Pipa Kaspia (CPC), rute utama ekspor minyak mentah dari Kazakhstan, berkurang 30%-40% pada hari Selasa setelah serangan pesawat nirawak Ukraina di stasiun pompa. Pemotongan 30% akan sama dengan hilangnya pasokan 380.000 barel per hari ke pasar, menurut perhitungan Reuters. Sementara itu, cuaca dingin mengancam pasokan minyak AS, dengan Otoritas Pipa Dakota Utara memperkirakan bahwa produksi di negara bagian penghasil minyak terbesar ke-3 itu akan turun sebanyak 150.000 barel per hari.
Pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka telah setuju untuk mengadakan lebih banyak perundingan dengan Rusia untuk mengakhiri perang di Ukraina. Kesepakatan tersebut dapat meringankan atau membantu menghapus sanksi yang telah mengganggu arus pengiriman minyak Rusia.

Analis di Goldman Sachs mengatakan bahwa kesepakatan damai Ukraina-Rusia yang potensial dan pelonggaran sanksi terkait terhadap Rusia tidak mungkin meningkatkan arus minyak Rusia secara signifikan.

"Kami percaya bahwa produksi minyak mentah Rusia dibatasi oleh target produksi OPEC+ sebesar 9 juta barel per hari daripada sanksi saat ini, yang memengaruhi tujuan tetapi tidak memengaruhi volume ekspor minyak," kata mereka dalam sebuah laporan.

Israel dan Hamas juga akan memulai negosiasi tidak langsung pada tahap kedua dari kesepakatan gencatan senjata Gaza, kata para pejabat pada hari Selasa.

Namun, Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa ia bermaksud mengenakan tarif otomotif "sekitar 25%" dan bea serupa pada impor semikonduktor dan farmasi. Tarif dapat menaikkan harga produk konsumen, melemahkan ekonomi, dan mengurangi permintaan bahan bakar.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS