Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Kembali Naik Karena Ketidakpastian Pasokan
Tuesday, 18 February 2025 20:37 WIB | OIL |brent oilOil,

Harga minyak terus naik pada hari Selasa(18/2) setelah serangan pesawat nirawak di stasiun pemompaan pipa minyak di Rusia mengurangi aliran dari Kazakhstan, meskipun harga tetap terkendali oleh prospek peningkatan pasokan.

Harga minyak mentah Brent naik 44 sen, atau 0,6%, menjadi $75,66 per barel pada pukul 10.14 GMT.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 91 sen dari penutupan hari Jumat menjadi $71,65 per barel. Tidak ada penyelesaian untuk WTI pada hari Senin karena hari libur Hari Presiden AS.

"Tema utama yang mendorong harga minyak akhir-akhir ini adalah seputar ekspektasi pasokan. Dengan melemahnya harga selama beberapa minggu terakhir, berita tentang serangan pesawat nirawak di pipa ekspor Kazakhstan di Rusia telah menjadi katalis bagi beberapa sentimen bearish untuk mereda," kata ahli strategi pasar IG Yeap Jun Rong.

Seorang pejabat senior Rusia mengatakan pada hari Selasa bahwa pesawat nirawak Ukraina telah menyerang pipa Rusia yang memompa sekitar 1% dari pasokan minyak mentah global.

Kerusakan tersebut dapat mengurangi volume transit minyak dari Kazakhstan sekitar 30% dan membutuhkan waktu hingga dua bulan untuk mengatasinya, kata perusahaan transportasi minyak Rusia Transneft.

"Namun, keuntungan jangka panjang kemungkinan akan tetap terbatas karena pasar dapat mengantisipasi pasokan yang lebih tinggi dari OPEC+ dan Rusia di kemudian hari sementara peningkatan prospek permintaan, terutama dari Tiongkok, masih belum pasti," kata Yeap dari IG.

Analis BMI memperkirakan harga Brent rata-rata $76 per barel pada tahun 2025, turun 5% dari rata-rata tahun 2024, karena kelebihan pasokan, tarif, dan ketegangan perdagangan, kata mereka dalam sebuah catatan.

Produsen OPEC+ tidak mempertimbangkan untuk menunda serangkaian peningkatan pasokan minyak bulanan yang dijadwalkan akan dimulai pada bulan April, kata laporan media pemerintah Rusia.

Pada bulan Desember OPEC telah menunda rencana untuk mulai meningkatkan produksi hingga April, dengan alasan permintaan yang lemah dan meningkatnya pasokan di luar kelompok tersebut.

Pasar juga menunggu berita dari perundingan damai Rusia-Ukraina antara pejabat AS dan Rusia di Arab Saudi pada Selasa malam.

"Tampaknya ada banyak hal yang perlu diwaspadai di pasar minyak mentah, faktor terbesar saat ini adalah hasil negosiasi Ukraina," kata analis Sparta Commodities, Neil Crosby.

"Minyak Rusia mungkin sebagian kembali ke pasar yang sah, meskipun, tentu saja, ada banyak perubahan pada hasil akhirnya." (Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS