
Harga minyak stabil karena pasar mencerna dampak dari perintah Presiden Donald Trump tentang potensi tarif timbal balik pada mitra dagang AS.
Harga minyak Brent mendekati $75 per barel setelah sedikit menurun pada hari Kamis, sementara harga minyak West Texas Intermediate berada di atas $71 per barel. Presiden AS menandatangani langkah untuk mengusulkan pungutan baru berdasarkan negara per negara. Hal ini dapat memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk diselesaikan, tetapi meningkatkan prospek ketegangan perdagangan yang lebih besar.
Tarif minyak mentah dari Kanada dan Meksiko akan dimulai bulan depan, bersamaan dengan pungutan pada baja, tetapi industri minyak AS yakin dapat memperoleh pengecualian dari pemerintahan Trump, menurut American Petroleum Institute.
Harga minyak masih menuju kenaikan tipis minggu ini, yang pertama sejak pertengahan Januari, menyusul tanda-tanda bahwa sanksi AS memperketat aliran minyak mentah Rusia. Namun, Trump dan mitranya Vladimir Putin telah sepakat untuk berunding tentang mengakhiri perang di Ukraina, yang meningkatkan spekulasi bahwa risiko terhadap pasokan dapat berkurang. Sanksi terhadap Rusia, bersama dengan Iran, mendorong Badan Energi Internasional untuk sekali lagi memangkas ekspektasinya terhadap surplus minyak global tahun ini. Prospek pertumbuhan permintaan yang lebih kuat di Asia berkontribusi terhadap perkiraan IEA yang lebih rendah, menurut laporan bulanan yang dirilis pada hari Kamis.
Brent untuk pengiriman April naik 0,3% menjadi $75,23 per barel pada pukul 10:18 pagi di Singapura.
WTI untuk pengiriman Maret naik 0,2% menjadi $71,43 per barel.(Cay)
Sumber: Bloomberg
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...