Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
WTI Terus Merosot Di Tengah Ketidakpastian Donald Trump
Thursday, 23 January 2025 07:33 WIB | OIL |Minyak WTIOil,

Harga minyak mentah acuan AS, West Texas Intermediate (WTI), diperdagangkan di kisaran $75,00 pada hari Kamis (23/1). Harga WTI terus merosot hingga mencapai titik terendah dalam satu minggu karena para pedagang menilai bagaimana tarif yang diusulkan Presiden AS Donald Trump dapat memengaruhi permintaan energi dan ekonomi global.

Pada hari Senin, Trump mengatakan bahwa ia mempertimbangkan untuk mengenakan tarif sebesar 25% pada Kanada dan Meksiko sambil membahas pengenaan tarif sebesar 10% pada barang-barang yang diimpor dari Tiongkok pada tanggal 1 Februari. Tarif tersebut berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menyeret emas hitam tersebut lebih rendah.

"Sanksi yang mungkin terjadi di bawah pemerintahan Trump yang baru masih belum jelas, dengan kemungkinan tarif yang terkait dengan Kanada dan Meksiko kini tampaknya menjadi yang terdepan dalam ketidakpastian para pedagang," kata para analis di firma penasihat energi Ritterbusch and Associates.

Laporan mingguan American Petroleum Institute (API) menunjukkan stok minyak mentah di Amerika Serikat untuk minggu yang berakhir pada 16 Januari meningkat satu juta barel, dibandingkan dengan penurunan 2,6 juta barel pada minggu sebelumnya.

Menurut API, persediaan minyak mentah turun lebih dari 12 juta barel pada tahun 2024, dengan tren penurunan terus berlanjut hingga tahun baru.

Pada hari Selasa, Badan Informasi Energi AS (EIA) menyatakan bahwa harga minyak diperkirakan akan turun tahun ini dan tahun depan karena aktivitas ekonomi yang lemah dan upaya transisi energi sangat membebani AS dan Tiongkok. "Pertumbuhan global yang kuat dalam produksi minyak bumi dan cairan lainnya serta pertumbuhan permintaan yang lebih lambat memberikan tekanan ke bawah pada harga," menurut ekonom EIA. (AL)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS