Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak naik karena pasokan OPEC yang lebih ketat
Wednesday, 8 January 2025 16:17 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak naik pada hari Rabu karena pasokan dari Rusia dan anggota OPEC semakin ketat sementara data yang menunjukkan peningkatan tak terduga dalam lowongan pekerjaan AS menunjukkan perluasan aktivitas ekonomi dan pertumbuhan permintaan minyak sebagai konsekuensinya.

Minyak mentah Brent naik 37 sen, atau 0,5%, menjadi $77,42 per barel pada pukul 07.30 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 44 sen, atau 0,6%, menjadi $74,69.

Produksi minyak dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak turun pada bulan Desember setelah dua bulan meningkat, survei Reuters menunjukkan. Pemeliharaan lapangan di Uni Emirat Arab mengimbangi kenaikan produksi Nigeria dan kenaikan di tempat lain dalam kelompok tersebut.

Di Rusia, produksi minyak rata-rata 8,971 juta barel per hari pada bulan Desember, di bawah target negara tersebut, Bloomberg melaporkan mengutip kementerian energi.

Di bidang ekonomi, lowongan kerja meningkat di Amerika Serikat pada bulan November dan jumlah PHK rendah, sementara para pekerja enggan untuk berhenti, Survei Lowongan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja menunjukkan.

"Data ekonomi AS yang kuat terus mendukung prospek ekonomi AS dan permintaan minyak, yang selanjutnya didukung oleh penurunan persediaan minyak mentah yang lebih besar dari yang diantisipasi," kata ahli strategi pasar IG Yeap Jun Rong.

"Setelah diperdagangkan dalam kisaran ketat yang berkepanjangan sejak Oktober tahun lalu, tekanan jual mungkin telah habis untuk saat ini, membuka jalan bagi pemulihan yang moderat," kata Yeap.

Stok minyak mentah AS turun minggu lalu sementara persediaan bahan bakar meningkat, kata sumber pasar, mengutip angka American Petroleum Institute pada hari Selasa.

Ke depannya, analis memperkirakan harga minyak akan turun rata-rata tahun ini mulai tahun 2024 sebagian karena peningkatan produksi dari negara-negara non-OPEC.

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS