
Harga minyak naik tipis pada hari Kamis (2/1), hari pertama perdagangan untuk tahun 2025, karena investor yang kembali dari liburan dengan hati-hati mengamati pemulihan ekonomi Tiongkok dan permintaan bahan bakar menyusul janji Presiden Xi Jinping untuk mendorong pertumbuhan.
Harga minyak mentah Brent naik 17 sen, atau 0,06%, menjadi $74,82 per barel pada pukul 05.47 GMT setelah ditutup naik 65 sen pada hari Selasa, hari perdagangan terakhir untuk tahun 2024. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 19 sen, atau 0,26%, menjadi $71,91 per barel setelah ditutup naik 73 sen pada sesi sebelumnya.
Aktivitas pabrik Tiongkok tumbuh pada bulan Desember, menurut survei sektor swasta Caixin/S&P Global pada hari Kamis, tetapi pada kecepatan yang lebih lambat dari yang diharapkan di tengah kekhawatiran atas prospek perdagangan dan risiko dari tarif yang diusulkan oleh Presiden terpilih AS Donald Trump. Permintaan minyak AS melonjak ke level tertinggi sejak pandemi pada bulan Oktober sebesar 21,01 juta barel per hari (bph), naik sekitar 700.000 bph dari bulan September, data EIA menunjukkan pada hari Selasa.
Produksi minyak mentah dari produsen utama dunia naik ke rekor 13,46 juta bph pada bulan Oktober, naik 260.000 bph dari bulan September, laporan tersebut menunjukkan.
Pada tahun 2025, harga minyak kemungkinan akan dibatasi mendekati $70 per barel, turun untuk tahun ketiga setelah penurunan 3% pada tahun 2024, karena permintaan Tiongkok yang lemah dan meningkatnya pasokan global mengimbangi upaya OPEC+ untuk menopang pasar, jajak pendapat bulanan Reuters menunjukkan.(yds)
Sumber: Reuters
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...