
Minyak naik 1% pada hari Jumat (27/12) dan berada di jalur kenaikan mingguan, didorong oleh ekspektasi pemulihan ekonomi yang didorong oleh stimulus di Tiongkok, importir minyak terbesar di dunia, dan oleh perkiraan persediaan AS yang lebih rendah.
Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan stok minyak mentah AS telah turun sekitar 1,9 juta barel minggu lalu dan sumber pasar mengatakan American Petroleum Institute memperkirakan penurunan sebesar 3,2 juta barel.
Minyak mentah berjangka Brent naik 74 sen, atau 1%, pada $74 per barel pada pukul 14.04 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 80 sen, atau 1,15%, dari penutupan Kamis menjadi $70,42. Untuk minggu ini Brent dan WTI masing-masing naik 1,5% dan 1,4%. Laporan inventaris mingguan resmi Badan Informasi Energi AS akan dirilis pada pukul 1 siang EST (1800 GMT), lebih lambat dari biasanya karena liburan Natal.
Optimisme atas pertumbuhan ekonomi Tiongkok dan permintaan minyak meningkat pada hari Kamis setelah Bank Dunia menaikkan perkiraannya untuk pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada tahun 2024 dan 2025, tetapi dikatakan bahwa kepercayaan rumah tangga dan bisnis yang lesu akan terus membebani tahun depan.
Pemerintah Tiongkok telah setuju untuk menerbitkan obligasi pemerintah khusus senilai 3 triliun yuan ($411 miliar) tahun depan, sumber mengatakan kepada Reuters minggu ini, karena Beijing bertindak untuk menghidupkan kembali ekonomi yang lesu.
Namun, dolar AS yang lebih kuat membatasi kenaikan harga minyak. Mata uang AS telah didorong oleh ekspektasi bahwa kebijakan pemerintahan Donald Trump yang akan datang akan meningkatkan pertumbuhan dan menaikkan inflasi. (Arl)
Sumber : Reuters
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...