
Harga minyak mentah acuan AS, West Texas Intermediate (WTI), diperdagangkan sekitar $69,70 pada hari Rabu (18/12). Harga WTI bergerak turun di tengah kekhawatiran baru tentang permintaan Tiongkok. Investor tetap berhati-hati menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed) AS pada hari Rabu.
Penjualan Ritel Tiongkok yang mengecewakan menimbulkan kekhawatiran tentang melemahnya belanja konsumen di Tiongkok, importir minyak terbesar di dunia. "Momentum bearish yang ditimbulkan oleh data Tiongkok menghancurkan harapan spekulan untuk keluar dari kisaran dua bulan ke atas," kata Robert Yawger, direktur divisi energi berjangka di Mizuho Securities USA.
Pedagang minyak menunggu pertemuan kebijakan terakhir Fed tahun ini pada hari Rabu. Pasar telah memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps), tetapi perhatian akan difokuskan pada arahan ke depan dari Fed mengenai kebijakan suku bunga untuk tahun 2025 dan 2026. Setiap tanda-tanda siklus pelonggaran yang kurang agresif oleh Fed dapat meningkatkan Greenback dan menyeret harga komoditas berdenominasi USD lebih rendah.
Penurunan persediaan minyak mentah AS minggu lalu dapat membantu membatasi kerugian WTI. Laporan mingguan American Petroleum Institute (API) AS menunjukkan persediaan minyak mentah di Amerika Serikat untuk minggu yang berakhir pada tanggal 13 Desember turun sebesar 4,7 juta barel, dibandingkan dengan kenaikan sebesar 499.000 barel pada minggu sebelumnya. Konsensus pasar memperkirakan bahwa persediaan akan turun sebesar 1,85 juta barel.(ayu)
Sumber: FXStreet
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...