Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak turun tipis karena kekhawatiran permintaan
Tuesday, 17 December 2024 15:41 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak turun tipis pada hari Selasa(17/12) karena data ekonomi Tiongkok memicu kekhawatiran permintaan, sementara investor tetap berhati-hati menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve AS.

Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 11 sen menjadi $70,60 per barel pada pukul 08.02 GMT, sementara minyak mentah Brent turun 2 sen menjadi $73,89 per barel.

Harga "terbebani oleh aksi ambil untung setelah reli 6% minggu lalu dan serangkaian data ekonomi Tiongkok yang mengecewakan kemarin," kata analis pasar IG Tony Sycamore.

Pada hari Senin, harga turun dari tertinggi multi-minggu karena pelemahan tak terduga dalam data belanja konsumen dari Tiongkok, meskipun ada kekuatan dalam output industri, dan karena investor beralih ke pola bertahan menjelang pertemuan Fed.

The Fed akan mengadakan pertemuan kebijakan terakhirnya tahun ini pada hari Selasa dan Rabu, di mana secara luas diharapkan akan memangkas suku bunga seperempat poin persentase.

Pertemuan tersebut juga akan menjelaskan seberapa jauh pejabat berpikir mereka akan memangkas suku bunga pada tahun 2025 dan 2026, dan apakah bank sentral akan mengurangi pelonggaran untuk mengantisipasi inflasi yang lebih tinggi di bawah pemerintahan Trump yang akan datang.

"Pemotongan 25 basis poin telah diperhitungkan oleh pasar, jadi kejutan apa pun (dari pertemuan Fed) dapat menggerakkan pasar," kata Anh Pham, analis LSEG.

Suku bunga yang lebih rendah dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan permintaan minyak.

Prospek minyak untuk tahun depan dibayangi oleh meningkatnya pasokan dari negara-negara non-OPEC+ seperti AS dan Brasil dan melambatnya permintaan, terutama di Tiongkok. (azf)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS