
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik pada hari Rabu (11/12) karena keputusan Tiongkok pada hari Senin untuk melonggarkan kebijakan moneter terus mendukung komoditas tersebut, sementara OPEC menurunkan prakiraan permintaannya untuk tahun ini dan tahun depan dan sebuah laporan menunjukkan penurunan persediaan AS.
Minyak mentah WTI untuk pengiriman Januari ditutup naik US$1,70 menjadi US$70,29 per barel, sementara minyak mentah Brent Februari terakhir terlihat naik US$1,25 menjadi US$73,44.
Dalam Laporan Pasar Minyak Bulanannya yang dirilis pada hari Rabu, OPEC kembali menurunkan prakiraan pertumbuhan permintaannya untuk permintaan tahun 2024 dan 2025. Kartel tersebut memangkas prospeknya untuk tahun ini sebesar 210.000 barel per hari menjadi 1,6 juta barel per hari, sementara memangkas prospeknya untuk tahun 2025 sebesar 90.000 barel per hari menjadi 1,4 juta barel per hari. Laporan tersebut memperkirakan permintaan di negara-negara maju akan naik hanya 100.000 barel per hari tahun depan, dengan 1,3 juta barel per hari permintaan baru berasal dari negara-negara yang kurang berkembang.(yds)
Sumber: MT newswires
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...