Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Turun dengan Fokus pada Stimulus China dan Ketegangan Suriah
Tuesday, 10 December 2024 21:13 WIB | OIL |MinyakOil,

Harga minyak turun tipis di perdagangan pada hari Selasa (10/12), setelah janji stimulus lebih lanjut dari importir utama China dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Suriah yang memicu kenaikan tajam mereda.

Antisipasi sinyal ekonomi lebih lanjut dari China dan AS dalam beberapa hari mendatang juga membuat para pedagang tetap waspada, begitu pula kehati-hatian atas laporan bulanan dari OPEC.

Minyak mentah Brent yang berakhir pada bulan Februari turun 0,2% menjadi $72,0 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate turun 0,2% menjadi $67,96 per barel pada pukul 20:44 ET (01:44 GMT).

Harga minyak naik lebih dari 1% pada hari Senin setelah badan politik tertinggi China mengumumkan peralihan ke kebijakan moneter yang lebih longgar dan mengibaratkan rencana untuk lebih banyak langkah stimulus.

Beijing mengatakan akan mendukung pasar saham dan properti sambil "secara aktif" mendukung konsumsi lokal - sinyal paling jelas sejauh ini tentang langkah stimulus yang lebih terarah. Pengumuman tersebut memicu reli di seluruh pasar komoditas, dengan minyak juga diuntungkan oleh harapan bahwa perbaikan ekonomi Tiongkok akan meningkatkan minatnya terhadap bahan mentah.

Konferensi Kerja Ekonomi Pusat Tiongkok, yang akan dimulai pada hari Rabu, kini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang rencana stimulus. Sebelum itu, data perdagangan untuk bulan November akan dirilis pada hari Selasa.

Pengumuman lebih banyak langkah stimulus membantu para pedagang mengabaikan data inflasi Tiongkok yang mengecewakan untuk bulan November, yang semakin memperkuat alasan untuk dukungan ekonomi yang lebih besar.

Di luar Tiongkok, pasar minyak bersiap untuk serangkaian pembacaan ekonomi utama dan pertemuan bank sentral yang dijadwalkan pada beberapa minggu terakhir tahun 2024. Data inflasi konsumen AS akan dirilis pada hari Rabu, hanya seminggu sebelum pertemuan Federal Reserve.

Harga minyak mengalami premi risiko yang lebih tinggi minggu ini, setelah pasukan pemberontak menggulingkan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan mengangkat rezim baru, yang mengakhiri perang saudara selama 13 tahun.

Namun, para pedagang tidak yakin tentang apa yang diperlukan oleh perubahan rezim untuk Suriah dan geopolitik Timur Tengah yang lebih luas.

Rezim baru Suriah kemungkinan akan didukung oleh kelompok-kelompok yang memiliki hubungan dengan sekte Islam Sunni, yang membuatnya berselisih dengan Iran. Hal ini dapat memberi pemerintah AS lebih banyak ruang untuk menjatuhkan sanksi yang lebih ketat terhadap Iran.

Produksi minyak Suriah juga terkikis oleh perang saudara selama lebih dari satu dekade, tetapi dapat meningkat di bawah rezim baru, yang akan meningkatkan pasokan minyak global.

Pada puncaknya, negara tersebut memproduksi lebih dari 600.000 barel minyak per hari. (Arl)

Sumber : Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS