Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Bertahan di Level Tertinggi Dalam 2 Minggu karena Ketegangan Rusia dan Iran
Monday, 25 November 2024 11:00 WIB | OIL |brent oilCrude Oil

Harga minyak bertahan mendekati level tertinggi dalam dua minggu pada hari Senin(25/11)setelah kenaikan 6% minggu lalu, karena ketegangan geopolitik meningkat antara kekuatan barat dan produsen minyak utama Rusia dan Iran, meningkatkan risiko gangguan pasokan.

Minyak mentah Brent berjangka naik 13 sen, atau 0,2%, menjadi $75,30 per barel pada pukul 01.15 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS berada di $71,38 per barel, naik 14 sen, atau 0,2%.

Kedua kontrak minggu lalu mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak akhir September untuk mencapai level penyelesaian tertinggi sejak 7 November setelah Rusia menembakkan rudal hipersonik ke Ukraina sebagai peringatan kepada Amerika Serikat dan Inggris setelah serangan oleh Kyiv terhadap Rusia menggunakan senjata AS dan Inggris.

"Pertukaran baru-baru ini menunjukkan perang telah memasuki fase baru dan berbahaya, yang meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan," kata analis ANZ yang dipimpin oleh Daniel Hynes dalam sebuah catatan.

Selain itu, Iran bereaksi terhadap resolusi yang disahkan oleh pengawas nuklir PBB pada hari Kamis dengan memerintahkan tindakan seperti mengaktifkan berbagai sentrifus baru dan canggih yang digunakan dalam pengayaan uranium.

"Kecaman IAEA dan tanggapan Iran meningkatkan kemungkinan bahwa Trump akan berupaya memberlakukan sanksi terhadap ekspor minyak Iran saat ia berkuasa," kata Vivek Dhar, seorang ahli strategi komoditas di Commonwealth Bank of Australia (OTC:CMWAY) dalam sebuah catatan.

Sanksi yang diberlakukan dapat menyingkirkan sekitar 1 juta barel per hari dari ekspor minyak Iran, sekitar 1% dari pasokan minyak global, katanya.

Kementerian luar negeri Iran mengatakan pada hari Minggu bahwa pihaknya akan mengadakan pembicaraan tentang program nuklirnya yang disengketakan dengan tiga negara Eropa pada tanggal 29 November.

Investor juga fokus pada meningkatnya permintaan minyak mentah di Tiongkok dan India, masing-masing negara pengimpor minyak terbesar dan ketiga di dunia.

Impor minyak mentah Tiongkok meningkat pada bulan November karena harga yang lebih rendah memicu permintaan stok sementara kilang minyak India meningkatkan produksi minyak mentah sebesar 3% per tahun menjadi 5,04 juta barel per hari pada bulan Oktober, didorong oleh ekspor bahan bakar.(ayu)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS