Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Diperkirakan Turun Minggu Ini Akibat Kekhawatiran Kelebihan Pasokan dan Dolar yang Kuat
Friday, 15 November 2024 07:26 WIB | OIL |brent oilOil,Crude Oil

Minyak menuju penurunan mingguan, terbebani oleh dampak dolar yang lebih kuat dan kekhawatiran pasar global akan beralih ke kelebihan pasokan tahun depan.

Harga West Texas Intermediate stabil di dekat $69 per barel, dan lebih dari 2% lebih rendah minggu ini, sementara Brent ditutup di atas $72. Badan Energi Internasional mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka memperkirakan surplus tahun depan karena pertumbuhan permintaan di Tiongkok melambat sementara produksi meningkat. Kelebihan pasokan akan lebih besar jika OPEC+ melanjutkan rencana untuk menghidupkan kembali produksi yang terhenti, katanya.

Komoditas termasuk minyak mentah telah berjuang minggu ini karena pengukur dolar menguat ke level tertinggi dalam dua tahun, menguat setelah kemenangan pemilihan Donald Trump. Mata uang AS ditetapkan untuk kenaikan mingguan ketujuh, membuat bahan baku lebih mahal bagi sebagian besar pembeli. Minyak mentah telah mengalami kenaikan dan penurunan mingguan secara bergantian sejak pertengahan Oktober, dihantam oleh ketegangan di Timur Tengah, prospek kelebihan pasokan hingga tahun depan, dan pergeseran di pasar mata uang.

Konsumsi Tiongkok juga menjadi fokus utama, dan data produksi industri yang akan dirilis pada hari Jumat akan memberikan wawasan baru kepada para pedagang tentang tren permintaan di negara pengimpor utama tersebut. Di tempat lain, persediaan minyak AS naik sekitar 2,1 juta barel minggu lalu, di atas estimasi industri. Ada juga penarikan bensin sebesar 4,4 juta barel, yang memangkas kepemilikan ke level terendah dalam satu dekade untuk saat ini.(ayu)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS