
Emas diperdagangkan dalam kisaran sempit karena para pedagang mempertimbangkan prospek laju penurunan suku bunga yang lebih lambat oleh Federal Reserve AS tahun depan.
Harga emas batangan mendekati $2.615 per ons setelah ditutup turun 0,4% pada hari Senin. Para investor mencerna data terbaru tentang kepercayaan konsumen AS, yang secara tak terduga merosot di tengah ketidakpastian seputar kebijakan pemerintahan Trump yang akan datang.
Emas stabil selama perdagangan liburan yang sepi tetapi dolar yang lebih kuat masih membebani pasar, Pranav Mer, seorang analis di JM Financial Services Ltd. di Mumbai, mengatakan dalam sebuah catatan pada hari Selasa.
Awal bulan ini, Fed mengendalikan jumlah penurunan suku bunga yang diharapkan pada tahun 2025 karena Ketua Jerome Powell menjelaskan bahwa bank sentral perlu melihat tekanan harga semakin mereda. Biaya pinjaman yang lebih rendah biasanya positif untuk emas batangan, yang tidak membayar bunga. Baca Selengkapnya: The Fed Memulai 2025 dengan Pemilih Baru dan Pandangan Baru tentang Pemangkasan Suku Bunga
Emas telah mencapai rekor berturut-turut tahun ini dan akan ditutup pada 2024 dengan kenaikan lebih dari 25%. Harga telah terangkat oleh pelonggaran moneter AS, permintaan aset safe haven, dan pembelian oleh bank sentral, tetapi reli baru-baru ini melambat karena dolar menguat setelah pemilihan Donald Trump.
Indeks Spot Dolar Bloomberg naik sebanyak 0,1% pada hari Selasa, setelah naik 0,3% pada sesi sebelumnya. Dolar AS yang lebih kuat membuat komoditas yang dihargai dalam mata uang tersebut lebih mahal bagi sebagian besar pembeli.(ayu)
Sumber: Bloomberg
Emas menguat di awal perdagangan Asia. Terdapat tren kenaikan komoditas yang luas, didorong oleh ketidakpastian makro, pelemahan dolar, dan permintaan yang terus berlanjut untuk aset "keras", ujar Faw...
Emas (XAU/USD) melanjutkan pelemahannya pada hari Rabu untuk hari kedua berturut-turut karena Dolar AS (USD) dan imbal hasil Treasury AS menguat menjelang rilis Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka Fede...
Harga perak bertahan stabil di sekitar $36 per ons pada hari Selasa setelah kinerja yang kuat pada bulan Juni, didukung oleh dolar yang lebih lemah di tengah taruhan pada pemotongan suku bunga Federal...
Harga emas turun pada hari Jumat (30/5) dan menuju kerugian mingguan di tengah sedikit kenaikan dolar, sementara investor menunggu laporan inflasi utama AS yang dapat memberikan wawasan lebih lanjut t...
Harga perak (XAG/USD) terus naik untuk hari kedua berturut-turut, diperdagangkan mendekati $31,10 per troy ounce selama sesi Asia hari Kamis. Logam abu-abu tersebut melonjak hampir 4% pada sesi sebelu...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...