Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Stabil Di Tengah Suku Bunga 2025 yang Tidak Pasti
Tuesday, 24 December 2024 20:31 WIB | PRECIOUS METALS |GOLDEMAS

Emas diperdagangkan dalam kisaran sempit karena para pedagang mempertimbangkan prospek laju penurunan suku bunga yang lebih lambat oleh Federal Reserve AS tahun depan.

Harga emas batangan mendekati $2.615 per ons setelah ditutup turun 0,4% pada hari Senin. Para investor mencerna data terbaru tentang kepercayaan konsumen AS, yang secara tak terduga merosot di tengah ketidakpastian seputar kebijakan pemerintahan Trump yang akan datang.

Emas stabil selama perdagangan liburan yang sepi tetapi dolar yang lebih kuat masih membebani pasar, Pranav Mer, seorang analis di JM Financial Services Ltd. di Mumbai, mengatakan dalam sebuah catatan pada hari Selasa.

Awal bulan ini, Fed mengendalikan jumlah penurunan suku bunga yang diharapkan pada tahun 2025 karena Ketua Jerome Powell menjelaskan bahwa bank sentral perlu melihat tekanan harga semakin mereda. Biaya pinjaman yang lebih rendah biasanya positif untuk emas batangan, yang tidak membayar bunga. Baca Selengkapnya: The Fed Memulai 2025 dengan Pemilih Baru dan Pandangan Baru tentang Pemangkasan Suku Bunga

Emas telah mencapai rekor berturut-turut tahun ini dan akan ditutup pada 2024 dengan kenaikan lebih dari 25%. Harga telah terangkat oleh pelonggaran moneter AS, permintaan aset safe haven, dan pembelian oleh bank sentral, tetapi reli baru-baru ini melambat karena dolar menguat setelah pemilihan Donald Trump.

Indeks Spot Dolar Bloomberg naik sebanyak 0,1% pada hari Selasa, setelah naik 0,3% pada sesi sebelumnya. Dolar AS yang lebih kuat membuat komoditas yang dihargai dalam mata uang tersebut lebih mahal bagi sebagian besar pembeli.(ayu)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Emas Uji Level $4000 Per Troy Ons di Tengah Ketidakpastian Makro...
Tuesday, 7 October 2025 07:10 WIB

Emas menguat di awal perdagangan Asia. Terdapat tren kenaikan komoditas yang luas, didorong oleh ketidakpastian makro, pelemahan dolar, dan permintaan yang terus berlanjut untuk aset "keras", ujar Faw...

Emas Lanjutkan Pelemahan, Dolar AS dan Imbal Hasil Naik...
Wednesday, 9 July 2025 19:04 WIB

Emas (XAU/USD) melanjutkan pelemahannya pada hari Rabu untuk hari kedua berturut-turut karena Dolar AS (USD) dan imbal hasil Treasury AS menguat menjelang rilis Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka Fede...

Harga perak bertahan stabil...
Tuesday, 1 July 2025 15:15 WIB

Harga perak bertahan stabil di sekitar $36 per ons pada hari Selasa setelah kinerja yang kuat pada bulan Juni, didukung oleh dolar yang lebih lemah di tengah taruhan pada pemotongan suku bunga Federal...

Emas Menuju Penurunan Mingguan Seiring Penguatan Dolar, Laporan Inflasi AS Dalam Fokus...
Friday, 30 May 2025 13:50 WIB

Harga emas turun pada hari Jumat (30/5) dan menuju kerugian mingguan di tengah sedikit kenaikan dolar, sementara investor menunggu laporan inflasi utama AS yang dapat memberikan wawasan lebih lanjut t...

Perak Bertahan karena permintaan safe haven yang meningkat...
Thursday, 10 April 2025 10:07 WIB

Harga perak (XAG/USD) terus naik untuk hari kedua berturut-turut, diperdagangkan mendekati $31,10 per troy ounce selama sesi Asia hari Kamis. Logam abu-abu tersebut melonjak hampir 4% pada sesi sebelu...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS