
Harga minyak masih stabil di dekat level terendah hampir dua bulan, karena pasar lebih khawatir soal kelebihan pasokan dibandingkan dampak ketegangan geopolitik. Brent bertahan di sekitar US$61/barel setelah ditutup di level terendah sejak 20 Oktober, sementara WTI masih di bawah US$58/barel. Tekanan utama datang dari ekspektasi surplus pasokan yang membesar: OPEC+ dan produsen lain terus memompa lebih banyak minyak, sementara pertumbuhan konsumsi dinilai masih lambat. Kondisi ini bikin harga minyak diperkirakan tetap berada di jalur penurunan tahunan. Meski begitu, geopolitik ikut menahan...
Harga emas berhenti naik setelah empat hari reli, karena komentar para pejabat Federal Reserve (Fed) bikin pasar ragu apakah AS akan lanjut memangkas suku bunga lagi tahun depan. Pada Senin, emas bergerak stabil di sekitar US$4.305/ons, setelah minggu lalu sempat naik 2,6%. Walau Fed memang sudah menurunkan suku bunga pada Rabu, ternyata tiga pembuat kebijakan menolak keputusan itu. Pasar pun menangkap sinyal bahwa langkah pelonggaran berikutnya bisa lebih "berat" dan penuh perdebatan, apalagi menjelang 2026 saat pandangan internal Fed terlihat terbelah. Dua pejabat yang menolak-Austan...
Harga perak hari ini cenderung stabil di kisaran US$62/ons setelah pekan kemarin sempat liar: sempat cetak rekor, lalu kena aksi ambil untung. Di data harga spot, XAG/USD bergerak di sekitar US$62 dengan rentang harian yang sempit, nunjukin pasar lagi nunggu pemicu baru. Dari sisi makro, faktor yang paling "ngangkat-ngurangin" perak sekarang adalah arah suku bunga AS. The Fed memang sudah memangkas suku bunga, tapi ada perbedaan suara di internal-jadi pasar jadi lebih hati-hati buat ngegas taruhan pelonggaran lanjutan di 2026. Kalau ekspektasi bunga turun menguat, perak biasanya kebantu...