
Harga minyak ditutup sedikit lebih rendah pada hari Senin(22/9) karena kekhawatiran akan kelebihan pasokan melebihi ketegangan geopolitik di Rusia dan Timur Tengah. Minyak mentah berjangka Brent ditutup 11 sen, atau 0,2%, lebih rendah ke level $66,57 per barel. Harga acuan global ini telah diperdagangkan antara $65,50 dan $69 sejak awal Agustus. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk kontrak Oktober, yang berakhir pada hari Senin, ditutup turun 4 sen, atau 0,1%, ke level $62,64 per barel. Kontrak bulan kedua yang lebih aktif diperdagangkan turun 12 sen, atau 0,2%, ke level...
Pasangan USD/JPY melemah mendekati level 147,75 selama sesi Asia awal hari Selasa. Dolar AS (USD) melemah terhadap Yen Jepang (JPY) seiring para investor mencerna komentar dari para pejabat Federal Reserve (The Fed) tentang sikap kebijakan moneter terbarunya. Para pedagang menunggu laporan lanjutan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur dan Jasa Global S&P AS pada hari Selasa. Bank sentral AS menyampaikan penurunan suku bunga yang telah diperkirakan minggu lalu, tetapi mengindikasikan tidak terburu-buru untuk menurunkan biaya pinjaman dalam beberapa bulan mendatang. Ketua The Fed...
Minyak mentah bergerak mendatar setelah empat hari mengalami penurunan, seiring investor menilai potensi dampak langkah negara-negara Barat untuk membatasi ekspor energi Rusia. Kontrak West Texas Intermediate (WTI) untuk November diperdagangkan mendekati $62 per barel setelah turun hampir 3% dalam empat sesi sebelumnya, sementara Brent ditutup di bawah $67. Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengatakan ia ingin melihat sekutu Barat segera memberlakukan sanksi sekunder terhadap Rusia guna secara dramatis meningkatkan tekanan pada Presiden Vladimir Putin. Ancaman terbaru terhadap pasokan...