Saturday, 23 May 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS

Home

Perak 41.165 di Asia, Menunggu IHK AS
Thursday, 11 September 2025 07:34 WIB | Perak

Harga berada di kisaran 41.165, didukung oleh ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, yang menekan USD/yield, korelasi positif dengan emas, dan permintaan industri yang solid (tenaga surya dan elektronik).Katalis utama: Rilis IHK AS malam ini WIB hasil yang lebih rendah cenderung bullish untuk perak, sementara hasil yang lebih tinggi berisiko menekan harga. Pantau juga data Tiongkok, arus ETF, dan pasokan dari produsen utama (Meksiko/Peru) sebagai penentu lebih lanjut dari rata-rata pergerakan 41 hari.Harga perak pada saat penulisan adalah $41.165/Toz.   DISCLAIMERCatatan: Artikel...

Bayang-Bayang Oversupply Masih Menghantui Pasar Minyak Global
Thursday, 11 September 2025 08:42 WIB |

Minyak dunia mencatat penurunan tipis pada perdagangan Rabu (10/9) walaupun adanya peningkatan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Lonjakan harga sempat mendekati 2% pasca serangan Israel ke Qatar, namun penguatannya tidak bertahan lama. Faktor geopolitik kembali menjadi pemicu pergerakan harga minyak, terutama usai kabar serangan di wilayah Qatar. Meski demikian, pasar menilai dampak konflik tersebut masih terbatas sehingga tidak cukup kuat untuk mendorong reli yang lebih besar. Sebaliknya, pelaku pasar kini lebih fokus pada kondisi fundamental yang cenderung menekan harga. Tekanan...

Tenang Sebelum Badai: Emas Meledak Setelah IHK?
Thursday, 11 September 2025 14:05 WIB | GOLD

Emas terkonsolidasi mendekati rekor, turun tipis ke kisaran $3,62.000“$3,64.000/oz setelah lonjakan sebelumnya yang dipicu oleh angka IHP AS yang lebih lemah dari perkiraan. Pasar sekarang menunggu IHK AS (malam ini WIB) untuk menentukan besarnya penurunan suku bunga The Fed minggu depan”baseline 25 bps dianggap paling mungkin. Suku bunga yang lebih rendah biasanya mendukung emas karena menurunkan biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil. Secara fundamental, narasi bullish tetap didukung oleh aksi beli bank sentral, ketidakpastian geopolitik, dan arus masuk ETF....