
Harga perak (XAG/USD) turun pada Senin (2/12). Perak diperdagangkan pada harga $30an per troy ons, yang mengalami penurunan sebanyak 1,1% pada hari ini. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh kembali bangkitnya dolar AS karena optimisme seputar prospek ekonomi AS. Sementara investor sekarang fokus pada pertemuan politik utama di Tiongkok bulan ini untuk pengumuman kebijakan potensial, yang dapat membantu menilai prospek negara konsumen logam teratas di dunia tersebut. Harga perak saat berita ini dirilis -1.1% yang berada pada level $30.277. Sumber: Newsmaker
Harga Emas bertahan di area $2647 memasuki sesi perdagangan Eropa pada hari ini. Para pedagang saat ini tampak enggan dan lebih memilih untuk menunggu isyarat lebih lanjut tentang isyarat pemangkasan suku bunga Federal Reserve (Fed) sebelum memposisikan diri untuk langkah selanjutnya dari pergerakan arah. Oleh karena itu, fokus tetap terpaku pada rilis makro AS yang penting minggu ini, termasuk laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang diawasi ketat pada hari Jumat. Source: NewsMaker23
Harga perak naik pada hari Selasa (3/12), didukung oleh optimisme atas potensi penurunan suku bunga Federal Reserve AS pada bulan Desember dan melemahnya dolar. Logam tersebut diperdagangkan di atas pivot utama di $31, yang memicu minat beli dan short covering. Namun, reli menghadapi level perlawanan yang dapat membatasi keuntungan dalam waktu dekat. Pasar semakin memperkirakan probabilitas 73% dari penurunan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan Federal Reserve bulan Desember, naik dari 66% pada hari Senin. Sentimen ini mengikuti komentar dari Gubernur Fed Christopher Waller, yang...