
Harga Emas masih mengalami tekanan selama sesi Asia awal pada hari Senin karena dolar AS yang kembali menguat membebani emas. Logam tersebut bergerak turun setelah mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada hari Kamis di tengah harapan akan kesepakatan damai Ukraina. Namun, potensi penurunan suku bunga yang diisyaratkan oleh Federal Reserve (Fed) dan ketidakpastian ekonomi yang sedang berlangsung mungkin membatasi kenaikan logam kuning tersebut. Pada hari Minggu, pejabat Ukraina dan AS mengadakan pembicaraan di Riyadh, Arab Saudi, melanjutkan upaya untuk mengakhiri perang selama tiga...
Harga perak stabil di sesi awal Asia hari Senin, setelah mencapai level terendah dalam satu minggu karena dolar AS menguat. Penguatan dolar terjadi setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell menegaskan kembali bahwa bank sentral tidak terburu-buru untuk memangkas suku bunga lebih lanjut, meskipun mengisyaratkan dua potensi penurunan suku bunga tahun ini. Menambah tekanan pada perak, kekhawatiran ekonomi yang masih ada di Tiongkok meredam prospek permintaan industrinya, karena Beijing mengumumkan langkah-langkah stimulus baru tanpa memberikan rincian spesifik. Sumber: Newsmaker.id
Setelah mengalami kenaikan yang moderat di minggu lalu, kini harga Emas diperdagangkan di area $3022 di sesi Eropa pada Senin (24/3).Harga Emas diuntungkan oleh melemahnya dolar AS, meningkatnya permintaan bank sentral, dan kekhawatiran akan potensi tarif universal AS, kata analis Deutsche Bank dalam sebuah catatan. Tiongkok, khususnya, mendorong porsi permintaan bank sentral yang lebih besar yaitu 48%, kata Deutsche Bank. Kenaikan permintaan bank ini lebih besar daripada menyusutnya permintaan perhiasan global, yang diperkirakan akan berada pada tingkat terendah sejak 1989 di tengah rekor...