
Harga perak (XAG/USD) terus menguat dan mendekati area $63,75 pada sesi Asia hari Jumat(12/12), dengan peluang menguji kembali rekor tertinggi sepanjang masa. Kenaikan ini didukung oleh pelemahan dolar AS, sentimen positif di pasar komoditas, serta status baru perak yang kini masuk daftar mineral penting AS, sehingga menarik minat beli tambahan dari pelaku pasar. Secara fundamental, prospek perak ditopang permintaan industri yang terus naik, terutama dari sektor energi surya (PV), kendaraan listrik (EV), infrastruktur penunjangnya, pusat data, dan kecerdasan buatan (AI). Kombinasi...
Emas naik dan bertahan dekat level tinggi terbaru pada Jumat(12/12) Dorongan utamanya datang dari ekspektasi pasar bahwa The Fed masih berpotensi lanjut pemangkasan suku bunga tahun depan (meski proyeksi Fed lebih hati-hati), ditambah dolar AS yang melemah - kombinasi yang biasanya bikin emas makin menarik karena imbal hasil riil cenderung turun. Ke depan, perhatian pasar ada di arah USD & yield US Treasury, data tenaga kerja/inflasi berikutnya, dan faktor risk - off geopolitik - kalau USD rebound kencang, emas bisa tertahan sementara; tapi kalau pasar makin yakin pemangkasan berlanjut,...
Perak naik dan tetap bertahan dekat rekor pada Jumat(12/12) Kenaikan ini ditopang kombinasi dolar AS yang melemah dan ekspektasi pasar bahwa suku bunga AS masih berpeluang turun lagi, plus dorongan permintaan industri (terutama sektor teknologi/energi) serta inventori yang makin ketat-apalagi setelah perak masuk daftar critical minerals AS yang bikin narasi "supply ketat" makin kuat. Ke depan, pergerakan perak biasanya sensitif ke USD & yield kalau dolar tiba-tiba rebound kenceng, perak bisa ketahan (atau profit-taking), tapi selama cerita "rate cut + demand industri" masih dominan,...