
Emas (XAU/USD) mempertahankan penguatan intraday mendekati level tertinggi dua minggu menjelang sesi Eropa hari Jumat, dengan para investor menunggu pergerakan berkelanjutan. Meningkatnya kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS (Fed) pada bulan Desember ternyata menjadi faktor kunci yang terus menguntungkan logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil. Source: Newsmaker.id
Secara fundamental, pergerakan Brent crude oil hari ini cenderung menguat di kisaran USD 63 per barel, melanjutkan rebound dari level terendah beberapa minggu terakhir. Katalis utamanya adalah hasil rapat OPEC+ yang memutuskan menahan level produksi saat ini setidaknya hingga kuartal I 2026, alih-alih menambah pasokan ke pasar. Sikap "tahan dulu" ini dibaca pasar sebagai upaya mencegah kelebihan pasokan di tengah stok global yang sudah tinggi dan prospek permintaan yang melambat, sehingga memberi dukungan harga setelah sebelumnya sempat tertekan. Namun, kalau dilihat gambaran besarnya, tren...
Harga emas kembali menanjak hingga menyentuh level tertinggi enam minggu pada Senin, 1 Desember, didorong pelemahan dolar AS serta meningkatnya minat investor terhadap aset aman. Emas spot menembus $4.240 per ons, sementara emas berjangka Desember mencapai $4.276. Perak bahkan lebih mencolok setelah memecahkan rekor sepanjang masa di $57,86 sebelum stabil di $57,48 per ons. Aksi jual di pasar saham berjangka AS dan jatuhnya harga kripto membuat logam mulia semakin menjadi tujuan pelarian risiko. Kenaikan ini juga dipicu ekspektasi kuat bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada Desember,...