
Saham-saham Jepang menguat pada perdagangan terbaru, dipimpin oleh sektor mesin dan elektronik yang diuntungkan dari pelemahan yen. Saham Kawasaki Heavy Industries naik sekitar 3,4%, sementara Tokyo Electron Ltd. menguat 2,1%. Di pasar valuta asing, pasangan USD/JPY berada di kisaran 155,83, naik dari level 155,26 pada penutupan pasar saham Tokyo hari Senin, sehingga membuat saham-saham eksportir Jepang terlihat lebih menarik. Investor kini fokus menunggu rilis data ekonomi jelang pertemuan kebijakan Bank of Japan (BoJ) minggu depan yang bisa menjadi petunjuk arah suku bunga dan kebijakan...
Saham-saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Selasa karena pelaku pasar mulai cemas soal arah pelonggaran kebijakan The Fed ke depan, bukan hanya soal pemangkasan suku bunga yang hampir pasti terjadi minggu ini. Indeks MSCI Asia turun sekitar 0,2%, dengan bursa Korea, Jepang, dan Australia dibuka lebih rendah. Di sisi lain, futures saham AS justru sedikit menguat setelah S&P 500 turun 0,3% pada hari Senin dan imbal hasil obligasi AS ikut naik, sejalan dengan penurunan harga obligasi global. Imbal hasil obligasi Australia juga naik menjelang keputusan suku bunga bank sentral...
Saham-saham Hong Kong dibuka melemah pada perdagangan Selasa(9/12), dengan Indeks Hang Seng turun sekitar 196 poin atau 0,8% ke level 25.565, memperpanjang penurunan untuk sesi kedua. Sentimen tertekan oleh kekhawatiran bahwa Federal Reserve AS mungkin akan melakukan "pemotongan hawkish" pada hari Rabu, yaitu menurunkan suku bunga sambil memberi sinyal kemungkinan jeda pemangkasan pada Januari. Indeks acuan sempat menyentuh level terendah dua minggu karena investor juga berhati-hati menunggu rilis data inflasi (CPI) dan harga produsen (PPI) Tiongkok bulan November yang akan keluar pada hari...