Thursday, 09 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS

Home

Ekuitas AS Terkoreksi, Kekhawatiran Dagang Menguat
Friday, 17 October 2025 04:00 WIB | SahamAS

Saham-saham Wall Street melemah pada hari Kamis(16/10), kehilangan keuntungan sebelumnya karena kekhawatiran kredit yang kembali muncul dan ketegangan perdagangan AS-Tiongkok yang terus berlanjut membebani sentimen. S&P 500 dan Nasdaq 100 masing-masing turun lebih dari 0,7%, sementara Dow Jones kehilangan lebih dari 300 poin. Saham-saham keuangan memimpin aksi jual, dengan bank-bank regional seperti Zions Bancorporation (-13%) dan Western Alliance (-10,8%) anjlok setelah melaporkan kerugian pinjaman yang cukup besar. Penurunan ini terjadi meskipun terjadi reli di awal sesi yang didorong...

Nikkei Turun 0,8%, Mengikuti Penurunan Wall Street
Friday, 17 October 2025 07:21 WIB | Nikkei 225

Indeks Saham Nikkei turun 0,8% menjadi 47.885,32 pada awal perdagangan, mengikuti penurunan Wall Street semalam. Tema utamanya adalah penghindaran risiko, ungkap analis Commerzbank Research dalam sebuah laporan riset. Investor merasa khawatir dengan kredit macet di dua bank regional di AS, yang memicu kekhawatiran atas tekanan kredit yang lebih luas dalam perekonomian Amerika, tambah para analis. Di antara saham-saham dengan kinerja terburuk dalam indeks acuan Jepang, Disco Corp. turun 3,2%, Chugai Pharmaceutical turun 3,05%, dan Screen Holdings turun 3,1%. USD/JPY berada di level 150,18,...

Emas–Perak Rekor, Ekuitas Asia Loyo
Friday, 17 October 2025 07:24 WIB | Saham Asian

Saham Asia tergelincir saat pembukaan Jumat setelah sentimen risiko memudar di Wall Street, menyusul kabar kredit macet di dua bank AS yang memperbesar kekhawatiran pasar kredit. Futures indeks AS juga mengindikasikan pelemahan lanjutan. Jepang, Australia, dan Korea Selatan kompak terkoreksi, sejalan dengan lesunya Wall Street semalam: S&P 500 turun 0,6% (sektor finansial -2,8%) dan Nasdaq 100 melemah 0,4%. Aset lindung nilai menguat: emas dan perak menyentuh rekor tertinggi, sementara imbal hasil Treasury lanjut turun”yield 2-tahun ke level terendah sejak 2022 dan 10-tahun di bawah...