Friday, 10 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS

Home

Nikkei Menguat, Investor Bidik Sinyal Stimulus & Fed
Wednesday, 10 September 2025 07:49 WIB | Nikkei 225

Saham-saham Jepang naik pada Rabu,(10/9) didukung ekspektasi kebijakan fiskal ekspansif meski partai yang berkuasa tengah bersiap menggelar pemilihan pemimpin baru untuk menggantikan Perdana Menteri Shigeru Ishiba yang akan mundur. Sentimen juga terbantu oleh penguatan Wall Street semalam, di tengah harapan Federal Reserve segera memangkas suku bunga guna meredam pelemahan pasar tenaga kerja. Indeks Topix naik 0,1% ke 3.126,18 pada pukul 09.15 waktu Tokyo, sementara Nikkei 225 menguat 0,4% ke 43.646,92. SoftBank Group Corp. menjadi kontributor terbesar kenaikan Topix dengan lonjakan 6,8%....

Alibaba Angkat Hang Seng ke Atas 26.000
Wednesday, 10 September 2025 10:16 WIB | HANG SENG

Indeks Hang Seng dibuka menguat pada perdagangan hari ini, naik 104 poin ke level 26.042 sebelum memperpanjang reli hingga 227 poin atau 0,87% ke posisi 26.165. Ini menandai kenaikan empat hari berturut-turut bagi indeks tersebut. Indeks Hang Seng China Enterprises juga naik 80 poin atau 0,87% menjadi 9.323, sementara Indeks Teknologi melonjak 105 poin atau 1,8% ke level 5.933. Volume perdagangan di papan utama tercatat mencapai HK$73,7 miliar. Di sektor teknologi, saham-saham bergerak bervariasi. Tencent naik 1,5%, Alibaba mencatat lonjakan signifikan sebesar 3,5%, dan Meituan naik 2,1%....

Ekspektasi Rate Cut The Fed Angkat Nikkei
Wednesday, 10 September 2025 13:58 WIB | Nikkei 225

Saham Jepang naik pada hari Rabu(10/9), mengikuti penguatan Wall Street, karena para pedagang bertaruh bahwa melemahnya pasar tenaga kerja AS akan mendorong Federal Reserve memangkas suku bunga minggu depan. Indeks Nikkei 225 naik 0,87%, atau 378,38 poin, berakhir di level 43.837,67. Para pedagang melihat pemangkasan suku bunga The Fed pekan depan sebagai kepastian, dengan peluang 7% untuk pemotongan setengah poin, menurut FedWatch Tool dari CME. Seminggu lalu, pasar masih memperkirakan kemungkinan tidak ada pemangkasan, namun data tenaga kerja yang lemah mengubah ekspektasi tersebut. Data...