Sunday, 05 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Brent Oil Kembali menguat Karena risiko gangguan terhadap pasokan Venezuela.

Harga minyak ditutup lebih tinggi pada hari Selasa karena investor menilai pertumbuhan ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan dan risiko gangguan pasokan minyak dari Venezuela dan Rusia. Kontrak minyak mentah Brent ditutup 31 sen, atau 0,5%, lebih tinggi pada $62,38 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 37 sen, atau 0,64%, menjadi $58,38. Harga telah naik lebih dari 2% pada hari Senin, dengan Brent mencatatkan kenaikan harian terbesar dalam dua bulan dan WTI naik paling banyak sejak 14 November. Ekonomi AS tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan, didorong...

Harga emas turun dari rekor tertinggi di tengah aksi ambil untung pada malam Natal.

Harga emas turun setelah kenaikan ke area $4.525, atau puncak tertinggi sepanjang masa yang baru, meskipun penurunan tetap terbatas di tengah latar belakang fundamental yang bullish. Bias penjualan Dolar AS tetap tak berkurang karena ekspektasi Fed yang dovish, yang terus bertindak sebagai pendorong bagi emas batangan di tengah risiko geopolitik yang terus berlanjut. Harga emas naik melewati $4.500 per ons pada hari Rabu ke rekor baru, didorong oleh ekspektasi pelonggaran kebijakan Federal Reserve lebih lanjut dan meningkatnya ketegangan geopolitik. Pertumbuhan ekonomi AS tetap solid pada...

Perak Cetak Rekor, Didukung Harapan Pelonggaran Fed

Harga perak melanjutkan tren penguatannya  dan naik untuk hari keempat berturut-turut, didorong oleh meningkatnya harapan pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) serta kuatnya daya tarik aset aman. Pada perdagangan Rabu, perak (XAG/USD) diperdagangkan di kisaran $72,05, naik sekitar 0,70%, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi baru di $72,71 pada awal sesi. Momentum bullish ini mencerminkan minat investor yang berkelanjutan terhadap logam mulia, khususnya perak, di tengah perubahan ekspektasi kebijakan moneter global. Logam putih tersebut terus diuntungkan oleh spekulasi...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingkat. Pada saat penulisan, GBP/USD diperdagangkan sekitar 1,3500, sedikit melemah setelah sempat menyentuh level tertinggi intraday di dekat 1,3534, level terkuatnya sejak 19 September. Pasar menunjukkan respons yang tenang terhadap data pasar tenaga kerja AS mingguan terbaru, yang menawarkan sinyal beragam. Klaim Pengangguran Awal turun menjadi 214 ribu dari 224 ribu pada minggu sebelumnya, di...

Aksi Ambil Untung Tekan Harga Emas Dari Rekor Tertinggi

Emas (XAU/USD) diperdagangkan dengan tekanan pada hari Rabu(24/12) setelah melonjak ke level tertinggi sepanjang masa baru di dekat $4.526 sebelumnya. Volatilitas meningkat di tengah likuiditas liburan yang tipis menjelang Natal, mendorong aksi ambil untung ringan pada level yang tinggi. Pada saat penulisan, XAU/USD diperdagangkan sekitar $4.470, naik hampir 3% minggu ini. Reli bersejarah emas batangan tahun ini sungguh luar biasa, dengan harga naik lebih dari 70% sejak awal tahun, menempatkan emas pada jalur untuk kinerja tahunan terkuatnya sejak 1979. Reli ini didorong oleh permintaan...