Monday, 06 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Minyak Tertahan, Pasar Waspada Surplus & Sanksi Rusia

Harga minyak stabil karena investor mempertimbangkan dampak dari surplus yang muncul akibat sanksi AS terhadap Rusia yang telah mengganggu beberapa aliran minyak mentah. Harga West Texas Intermediate diperdagangkan di bawah $60 per barel setelah sedikit menurun pada sesi sebelumnya. Brent ditutup mendekati $64. Harga minyak mentah unggulan Rusia ini telah jatuh ke level terendah dalam lebih dari dua tahun, hanya beberapa hari sebelum sanksi AS menghantam produsen utama Rosneft PJSC dan Lukoil PJSC. Harga minyak berjangka turun tahun ini karena ekspektasi kelebihan pasokan global membebani...

Emas Tersendat, Pasar Menunggu Sinyal Fed

Emas stabil setelah tiga hari melemah yang dipicu oleh memudarnya ekspektasi pemangkasan suku bunga AS bulan depan. Harga emas batangan bertahan di atas $4.000 per ons pada hari Selasa. Dengan para pedagang dan pembuat kebijakan masih menunggu data yang belum dirilis setelah penutupan pemerintah AS terlama dalam sejarah, beberapa pejabat Federal Reserve telah memperingatkan agar tidak melakukan pemangkasan biaya pinjaman lagi. Swap suku bunga kini menyiratkan kemungkinan pemangkasan suku bunga Desember kurang dari 50%, setelah sebelumnya memperkirakan pemangkasan seperempat poin kurang...

Rate Cut AS Luntur, Emas Ikut Tersungkur

Emas lanjutkan penurunan untuk hari ke tiga, tertekan oleh memudarnya ekspektasi penurunan suku bunga AS berikutnya bulan depan. Emas batangan diperdagangkan di dekat $4.020 per ons, setelah turun hampir 4% selama tiga sesi sebelumnya. Dengan investor menunggu data yang tertunda pasca-penutupan pemerintah AS baru-baru ini, beberapa pejabat Federal Reserve telah memperingatkan agar tidak melakukan pemangkasan suku bunga lagi, meskipun Gubernur Christopher Waller mendukungnya. Peluang pemangkasan suku bunga sekarang menyiratkan kemungkinan pemangkasan suku bunga Desember kurang dari 50%...

Yen Bangkit Sebentar, Ada Apa di Baliknya?

Yen Jepang sempat menyentuh level terendah sejak awal Februari sebelum akhirnya pulih sedikit pada perdagangan Selasa(18/11) pagi di sesi Asia. Pemulihan kecil ini terjadi tanpa adanya dorongan beli yang kuat, namun terbantu oleh komentar Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, yang memberikan sinyal intervensi untuk menahan pelemahan yen. Selain itu, sentimen pasar yang cenderung risk-off membuat yen kembali mendapat dukungan sebagai aset safe haven. Sementara itu, melemahnya permintaan terhadap dolar AS ikut menekan pasangan USD/JPY kembali ke bawah level 155,00. Di sisi kebijakan...

Perak Turun Tembus di Bawah $50

Perak jatuh di bawah ambang batas $50 per ons, tertekan oleh penguatan dolar AS dan memudarnya ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Para pedagang kini fokus pada serangkaian rilis data penting AS setelah berakhirnya penutupan pemerintah terlama di negara itu, termasuk laporan ketenagakerjaan bulan September pada hari Kamis, untuk mendapatkan wawasan yang lebih jelas tentang kondisi pasar tenaga kerja. Pasar memperkirakan peluang sekitar 40% untuk penurunan suku bunga The Fed lagi pada bulan Desember, turun tajam dari hampir 100% segera setelah keputusan bulan...