Tuesday, 07 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Emas Melesat Di Tengah Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga

Harga emas naik lebih dari 2% pada hari Senin(20/10), didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga AS lebih lanjut dan permintaan aset safe haven yang berkelanjutan, karena investor menantikan perundingan dagang AS-Tiongkok dan data inflasi dari AS minggu ini. Emas spot naik 2,3% menjadi $4.346,39 per ons, pada pukul 13.47 ET (17.46 GMT). Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup 3,5% lebih tinggi pada $4.359,40 per ons. Harga emas mencapai rekor tertinggi $4.378,69 pada hari Jumat, tetapi ditutup 1,8% lebih rendah ” penurunan tertajam sejak pertengahan Mei ” setelah...

Minyak Terseret Turun, Kekhawatiran Pasokan Melonjak

Harga minyak menetap di level terendah sejak awal Mei pada hari Senin karena investor mempertimbangkan potensi kelebihan pasokan global, dengan ketegangan perdagangan AS-Tiongkok menambah kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi dan melemahnya permintaan energi. Harga minyak mentah Brent berjangka ditutup turun 28 sen, atau 0,46%, menjadi $61,01 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup turun 2 sen, atau 0,03%, menjadi $57,52. Kedua patokan tersebut turun lebih dari $1 di awal sesi, dan keduanya ditutup pada level terlemah sejak awal Mei. Kekhawatiran para pedagang...

Minyak Stabil, Surplus Pasar Menimbang dan Dagang AS Tiongkok

Minyak bergerak stabil saat pasar menimbang tanda-tanda surplus yang membesar menjelang pembicaraan dagang AS dan Tiongkok pekan ini. West Texas Intermediate berada di dekat 57 dolar per barel, sementara Brent sekitar 60 dolar pada hari Selasa. Data Vortexa menunjukkan jumlah minyak di kapal tanker laut menyentuh rekor karena produsen terus menambah pasokan, sementara pertumbuhan permintaan melambat. Tekanan harga masih terasa. Minyak menuju penurunan bulanan ketiga karena ekspektasi surplus yang melebar. Sejumlah proyeksi bahkan melihat Brent berisiko turun ke kisaran 50 dolar per barel...

Emas Lanjut Menguat, Pembeli Manfaatkan Spekulasi

Emas kembali mendekati rekor setelah aksi beli di saat harga turun muncul usai penurunan tajam di akhir pekan. Harga bergerak di sekitar empat ribu tiga ratus enam puluh lima dolar per ons, mendekati puncak yang dicapai sehari sebelumnya. Meski tensi dagang mereda dan ada peluang pemerintahan AS segera kembali buka, minat ke aset lindung nilai tetap tinggi. Imbal hasil obligasi pemerintah AS turun pada Senin karena bukti surplus minyak meredakan kekhawatiran inflasi jelang rilis indeks harga konsumen pada Jumat. Sejak awal Oktober, sebagian data resmi tertunda akibat penutupan pemerintah...

Euro Melemah Lawan Dolar, Pasar Tunggu Sinyal dari Eropa

Nilai tukar Euro terus turun terhadap Dolar AS untuk hari ketiga berturut-turut, didorong oleh penguatan Dolar di tengah harapan bahwa penutupan pemerintahan AS akan segera berakhir. Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok juga mendorong permintaan terhadap Dolar sebagai aset aman. Sementara itu, investor di Eropa masih menunggu petunjuk dari Presiden Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde, mengenai arah kebijakan suku bunga ke depan. Pasar juga mencermati dampak larangan impor gas dari Rusia terhadap inflasi di kawasan Euro. Meski Euro...