Saturday, 04 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
CPI AS Stabil, The Fed Masih Serba Salah

Inflasi tahunan di Amerika Serikat (AS), yang diukur dengan perubahan Indeks Harga Konsumen (CPI), turun 2,7% pada bulan November, menurut laporan Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) pada hari Kamis. Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) akan merilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) penting untuk bulan November pada hari Kamis pukul 13.30 GMT. Laporan inflasi tidak akan mencakup CPI untuk bulan Oktober dan tidak akan menawarkan angka CPI bulanan untuk bulan November, karena kurangnya pengumpulan data selama penutupan pemerintahan. Oleh karena itu, investor akan mengamati dengan cermat...

Lonjakan Reda: Klaim Pengangguran AS Menurun

Permohonan tunjangan pengangguran AS menurun setelah lonjakan pada pekan sebelumnya, yang menggarisbawahi sifat fluktuatif data pada waktu ini setiap tahunnya. Klaim awal menurun sebesar 13.000 menjadi 224.000 pada pekan yang berakhir 13 Desember, menurut data Departemen Tenaga Kerja yang dirilis Kamis (18/12). Perkiraan median dalam survei ekonom Bloomberg memperkirakan 225.000 permohonan. Klaim berkelanjutan, yang merupakan indikator jumlah orang yang menerima tunjangan, meningkat menjadi 1,9 juta pada pekan sebelumnya. Faktor-faktor terkait liburan sering menyebabkan fluktuasi dalam...

BRICS Jadi Alternatif Diplomasi Dunia di Tengah Tekanan Tarif AS

Kelompok negara BRICS semakin dilirik sebagai alternatif diplomasi dan kerja sama global di tengah meningkatnya kebijakan tarif dan proteksionisme dari Amerika Serikat. Sejumlah negara berkembang melihat BRICS sebagai wadah untuk memperkuat perdagangan, investasi, dan kerja sama keuangan tanpa terlalu bergantung pada sistem yang didominasi Barat. Tekanan tarif AS mendorong banyak negara mencari jalur ekonomi dan politik yang lebih seimbang. Melalui BRICS, negara-negara anggota berupaya memperluas penggunaan mata uang lokal, memperkuat rantai pasok, dan meningkatkan solidaritas Selatan...

Goldman Sachs: Emas Bisa Tembus $4.900 di 2026, Minyak Diprediksi Turun

Goldman Sachs memperkirakan harga emas akan naik 14% menjadi $4.900 per ons pada Desember 2026 dalam skenario dasarnya, demikian dinyatakan dalam sebuah catatan pada hari Kamis, sambil menyebutkan risiko kenaikan terhadap pandangan ini karena potensi perluasan diversifikasi ke investor swasta. Dalam catatan di mana bank tersebut membahas pandangannya tentang komoditas untuk tahun 2026, Goldman Sachs mengatakan pihaknya memperkirakan permintaan bank sentral yang tinggi secara struktural dan dukungan siklikal dari pemotongan suku bunga Federal Reserve AS akan menaikkan harga emas. Mereka...

Tingkat inflasi tahunan Jepang

Tingkat inflasi tahunan Jepang sedikit turun menjadi 2,9% pada November 2025 dari angka tertinggi 3 bulan pada Oktober sebesar 3,0%. Inflasi inti berada di angka 3,0%, mempertahankan laju yang sama seperti pada Oktober dan sesuai dengan perkiraan. Secara bulanan, CPI naik 0,4%, sama dengan angka Oktober dan tetap berada di level tertinggi dalam delapan bulan.(cay) Sumber: Trading Economi