Sunday, 05 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Saham Hong Kong Tetap Tertekan

Saham Hong Kong turun 371 poin, atau 1,4%, menjadi 25.258 pada sesi pagi Selasa, memperpanjang kerugian tajam dari hari sebelumnya karena semua sektor mengalami penurunan. Selera risiko terbebani oleh penurunan di pasar daratan setelah data November yang lemah menunjukkan output industri dan perputaran ritel yang rapuh di tengah permintaan eksternal yang lemah dan kondisi domestik yang goyah. Saham lokal mendekati titik terendah dalam seminggu, mengikuti sinyal negatif dari Wall Street, di mana kelemahan AI dan teknologi terus berlanjut. Kerugian sebagian diimbangi oleh data domestik yang...

Nikkei Ditutup Turun, Pasar Deg-degan Nunggu Data AS

Indeks Nikkei 225 ditutup melemah 1,2% ke 49.544,21 pada perdagangan Selasa(16/12), ikut terseret suasana pasar yang lagi defensif menjelang rilis data ekonomi AS malam ini. Pelaku pasar cenderung mengurangi risiko dulu, jadi aksi jual lebih gampang muncul meski tidak ada "bad news" besar dari Jepang. Sentimen wait-and-see makin kuat karena data tenaga kerja AS (yang sempat tertunda) dipandang bisa mengubah arah ekspektasi suku bunga The Fed, sementara pekan ini juga padat agenda bank sentral-termasuk BoJ yang ramai diperkirakan akan naikkan suku bunga. Kombinasi ini bikin investor...

Harapan Damai Ukraina Tekan Saham Pertahanan Eropa

Saham-saham Eropa diperkirakan akan dibuka lebih rendah pada hari Selasa(16/12), membalikkan kenaikan yang terlihat di awal pekan. Tak lama setelah bel pembukaan, indeks pan-Eropa Stoxx 600 turun 0,2%, dengan sebagian besar sektor dan bursa utama berada di wilayah negatif. Perkembangan dalam negosiasi perdamaian Rusia-Ukraina tetap menjadi fokus, setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada akhir pekan bahwa Kyiv bersedia melepaskan ambisi keanggotaan NATO-nya untuk mengamankan kesepakatan guna mengakhiri perang. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada...

Hang Seng Terseret Sentimen Negatif, Catat Level Terendah

Indeks Hang Seng turun 393 poin, atau 1,5%, menjadi 25.217 pada hari Selasa(16/12), ditutup di level terendah hampir empat minggu dan memperpanjang penurunan tajam sesi sebelumnya karena saham-saham daratan Tiongkok semakin merosot dan para pedagang semakin gelisah menjelang data ekonomi AS yang penting minggu ini. Sementara itu, ekonomi Tiongkok menunjukkan lebih banyak tanda perlambatan pada bulan November, dengan output industri dan penjualan ritel yang mengecewakan. Saham-saham properti memimpin penurunan di tengah kekhawatiran akan penurunan yang berkepanjangan, terutama setelah China...

NFP Kurang Meyakinkan, Saham AS Dibuka Melemah

Saham AS sedikit turun pada hari Selasa (16/12) karena para pedagang mengkaji penundaan rilis laporan ketenagakerjaan November. S&P 500 turun 0,1%, sementara Nasdaq Composite turun sekitar 0,2%. Dow Jones Industrial Average berada di sekitar titik stagnasi. Laporan ketenagakerjaan November lebih baik dari yang diperkirakan, menunjukkan peningkatan 64.000 pekerjaan untuk bulan tersebut, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan bahwa jumlah pekerjaan di sektor non-pertanian akan meningkat sebesar 45.000 pada periode tersebut. Namun, BLS...