Thursday, 19 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Asia Mixed, Wall Street Bangkit
Friday, 3 October 2025 07:27 WIB | Asia

Pasar Asia-Pasifik sebagian besar dibuka menguat pada hari Jumat(3/10), mengikuti penguatan Wall Street karena investor mengabaikan penutupan pemerintah AS. Investor menunggu untuk melihat berapa lama penutupan pemerintah akan berlangsung untuk menilai seberapa parah dampaknya terhadap ekonomi. Secara historis, penutupan pemerintah di AS bukanlah peristiwa yang menggerakkan pasar. Tingkat pengangguran Jepang pada bulan September naik menjadi 2,6%, data pemerintah menunjukkan pada hari Jumat, lebih tinggi dari 2,4% yang diperkirakan oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters. Angka terbaru...

Nikkei Menguat, Jejak Rekor Wall Street
Friday, 3 October 2025 07:22 WIB | Nikkei 225

Saham Jepang diperkirakan akan menguat pada hari Jumat(3/10), menyusul reli Wall Street yang memecahkan rekor, didorong oleh pendanaan terbaru OpenAI dan valuasi yang menarik. Kontrak berjangka Nikkei di SGX naik 35 poin menjadi 45.050, menandakan pembukaan yang positif. Di pasar valuta asing, USD/JPY berada di level 147,14 (dibandingkan 147,26 pada Kamis sore di New York), menunjukkan yen yang relatif stabil. Nilai tukar yang stabil mendorong sentimen pada saham-saham berorientasi ekspor. Investor juga akan mencermati pemilihan ketua Partai Demokrat Liberal (LDP) pada hari Sabtu, yang...

Wall Street Rebound Berkat Raksasa Teknologi
Friday, 3 October 2025 03:13 WIB | Nasdaq

Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi pada hari Kamis berkat dukungan dari sektor teknologi, sementara indeks acuan S&P 500 nyaris mencapai rekor penutupan karena investor dengan hati-hati memantau data pasar tenaga kerja swasta di hari kedua penutupan pemerintah AS. Valuasi indeks acuan tersebut berada di sekitar level tertinggi sejak 2020, dengan bantuan dari perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka termasuk pemimpin chip AI Nvidia dan Broadcom. Karena tidak tersedianya data resmi pemerintah akibat penutupan pemerintah, investor memantau informasi dari sumber lain. Sebuah...

S&P 500 Cetak Rekor Baru; Saham Teknologi Terangkat Deal OpenAI
Thursday, 2 October 2025 21:38 WIB | Saham AS US Stocks

S&P 500 naik 0,3% ke rekor tertinggi pada Kamis, Nasdaq menguat 0,6%, sementara Dow Jones bergerak nyaris datar. Meski shutdown pemerintah AS masih berlangsung, pasar cenderung mengabaikan kekhawatiran sambil menunggu perkembangan berikutnya dan berharap kebuntuan segera berakhir. Sektor teknologi memimpin kenaikan setelah OpenAI menggalang $6,6 miliar melalui penjualan saham dengan valuasi $500 miliar dan mengumumkan kesepakatan dengan produsen chip Korea Selatan. Sektor industrials, energy, dan consumer discretionary juga menguat, sedangkan real estate tertinggal. Di jajaran mega-cap,...

Indeks Hang Seng Naik 1,6%; Alibaba Pimpin Kenaikan
Thursday, 2 October 2025 15:25 WIB | HANG SENG SahamHongkong

Indeks Hang Seng menguat untuk hari ketiga pada Kamis (2/10), yang naik 1,6% atau 431,56 poin ke 27.287,12 di Hong Kong. Indeks tersebut menutup perdagangan pada level tertinggi setidaknya dalam satu tahun. Alibaba Group Holding Ltd. memberi kontribusi terbesar terhadap kenaikan indeks, naik 3,5%. Semiconductor Manufacturing International Corp. (SMIC) mencatat kenaikan paling besar, menguat 12,7%. Hari ini, 60 dari 88 saham menguat, sementara 25 melemah; 3 dari 4 sektor berakhir lebih tinggi, dipimpin saham perdagangan dan industri. Sumber: Bloomberg.com