Friday, 02 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Friday, 2 January 2026 09:42 WIB

Saham di Hong Kong melonjak 413 poin, atau 1,6%, menjadi 26.043 pada perdagangan awal hari pertama tahun 2026, pulih dari kerugian pada sesi sebelumnya seiring pasar dibuka kembali setelah libur Tahun Baru. Sentimen terangkat oleh kenaikan signifikan pada futures AS, menyusul keuntungan akhir tahun yang solid di Wall Street pada tahun 2025. Meskipun ekuitas AS berkinerja lebih rendah dari pengembalian yang kuat dalam dua tahun terakhir, keuntungan tahunan tetap tangguh meskipun terjadi aksi jual global yang dipicu oleh pengumuman tarif pada bulan April. Semua sektor Indeks Hang Seng...

RECENT NEWS
US Stocks Rise as Thanksgiving Week Begins
Monday, 24 November 2025 22:04 WIB | Saham AS US Stocks

US stocks traded higher on Monday as markets kicked off a holiday-shortened Thanksgiving week. The S&P 500 rose 0.7%, Nasdaq gained 1.2%, and the Dow Jones advanced 120 points, with traders increasing bets on a Fed rate cut next month, following comments from the head of the NY Fed last Friday. The odd for a 25bps reduction in the fed funds rate currently stand at around 65%. Investors are also bracing for a busy week of economic data, including retail sales, durable goods orders, and PPI figures. Communication services and consumer discretionary were by far the top performers while...

Saham Eropa menguat di tengah optimisme pemangkasan suku bunga
Monday, 24 November 2025 15:17 WIB | EUROPE

Saham Eropa menguat pada hari Senin, memulai pekan baru dengan catatan positif mengingat optimisme baru bahwa Federal Reserve AS dapat memangkas suku bunga bulan depan. Harapan pemangkasan suku bunga The Fed mendongkrak sentimenPasar saham Eropa mengikuti penguatan yang terlihat di Asia pada Senin sebelumnya, didorong oleh komentar dari pembuat kebijakan The Fed yang berpengaruh, John Williams, yang mengatakan pada akhir pekan lalu bahwa suku bunga AS dapat turun "dalam waktu dekat". Pertemuan The Fed berikutnya akan berlangsung pada 9-10 Desember dan pasar saat ini memperkirakan peluang...

Apa yang Bikin Hang Seng Tiba-Tiba Melonjak?
Monday, 24 November 2025 10:17 WIB | HANG SENG

Saham Hong Kong bangkit kuat pada sesi pagi Senin(24/11), naik 266 poin atau 1% ke level 25.478 setelah enam hari berturut-turut jatuh. Kenaikan ini terjadi karena investor mulai melakukan aksi beli saham murah, terutama di sektor properti, keuangan, dan teknologi. Sentimen juga mendapat dorongan dari penguatan indeks berjangka AS, setelah Presiden Fed New York John Williams memberi sinyal bahwa suku bunga bisa kembali dipangkas tahun ini karena pasar tenaga kerja makin melemah. Selain itu, komentar Perdana Menteri Li Qiang tentang kebijakan mineral penting Tiongkok yang menekankan...

Bursa Asia Rebound di Tengah Harapan Pemotongan Suku Bunga Fed
Monday, 24 November 2025 07:19 WIB | Asia

Pasar Asia-Pasifik memulai pekan dengan penguatan setelah Presiden The Fed New York, John Williams, memberi sinyal bahwa pemangkasan suku bunga ketiga masih mungkin terjadi tahun ini. Pernyataannya bahwa pelemahan pasar tenaga kerja lebih berisiko dibanding inflasi membuat peluang penurunan suku bunga Desember meningkat, dengan pasar kini memperkirakan peluang sekitar 70%. Kenaikan hari ini juga menjadi rebound dari pelemahan pekan lalu, ketika saham-saham teknologi Asia anjlok. Korea Selatan memimpin pemulihan dengan Kospi naik 1,28% dan Kosdaq menguat 0,5%, sementara Samsung melonjak...

Dow Jones Industrial Average melonjak 500 poin
Saturday, 22 November 2025 04:02 WIB | DOW JONES

Dow Jones Industrial Average rebound pada hari Jumat setelah Presiden Federal Reserve New York, John Williams, mengisyaratkan bahwa bank sentral dapat memangkas suku bunga lagi tahun ini. Indeks blue-chip tersebut naik 529 poin, atau 1,2%. Nasdaq Composite naik 1,1%, begitu pula S&P 500. "Saya memandang kebijakan moneter cukup ketat, meskipun sedikit lebih longgar dibandingkan sebelum tindakan kami baru-baru ini," kata Williams dalam pidatonya di Santiago, Chili. "Oleh karena itu, saya masih melihat ruang untuk penyesuaian lebih lanjut dalam waktu dekat terhadap kisaran target suku...