Thursday, 09 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Penutupan Pemerintah dan Data Buruk Seret Nilai Dolar AS Turun
Thursday, 2 October 2025 19:57 WIB | DOLLAR

Dolar melemah mendekati level terendah dalam satu minggu pada hari Kamis karena para pedagang mempertimbangkan dampak penutupan pemerintah AS, sementara data ketenagakerjaan yang buruk meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga dua kali lagi tahun ini. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang, turun 0,14% menjadi 97,59. Indeks ini mengalami penurunan paling tajam terhadap yen, yang merupakan mata uang safe haven, turun 0,3% menjadi 146,69. Setelah empat hari berturut-turut indeks dolar melemah, para pedagang mempertimbangkan...

Emas Melesat di Tengah Ketidakpastian Ekonomi AS
Thursday, 2 October 2025 19:50 WIB | GOLD EMAS

Emas menguat - setelah reli lima hari yang mencapai rekor baru - seiring penutupan pemerintah AS dan para pedagang menambah taruhan pada pemotongan suku bunga Federal Reserve menyusul data penggajian swasta yang lemah. Emas diperdagangkan mendekati $3.880 per ons, sekitar $15 di bawah harga tertinggi yang dicapai pada hari Rabu, dengan penangguhan operasi federal yang mengancam akan menyebabkan terhentinya data ekonomi penting yang dibutuhkan The Fed untuk membuat keputusan suku bunga. Hal ini membuat para ekonom, pedagang, dan pembuat kebijakan lebih bergantung pada data non-pemerintah,...

Minyak Melemah Saat Kekhawatiran Kelebihan Pasokan
Thursday, 2 October 2025 19:34 WIB | Minyak WTI brent oil

Harga minyak melemah pada hari Kamis(2/10), memperpanjang penurunan menjadi hari keempat karena kekhawatiran kelebihan pasokan di pasar. Minyak mentah berjangka Brent turun 37 sen, atau 0,6%, menjadi $64,98 per barel pada pukul 11.27 GMT. Di awal sesi, harga mencapai level terendah sejak Juni. Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 36 sen, atau 0,6%, menjadi $61,42 per barel. Penutupan pemerintah AS meningkatkan ketidakpastian tentang prospek ekonomi global, sementara ekspektasi peningkatan produksi oleh OPEC+, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen sekutu,...

Emas Stabil, Rekor Di Depan Mata
Thursday, 2 October 2025 16:36 WIB | GOLD EMAS

Emas bertahan stabil mendekati rekor tertinggi pada hari Kamis(2/10), karena meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga AS lebih lanjut tahun ini dan ketidakpastian politik akibat penutupan pemerintah AS yang kontroversial mendorong permintaan logam tersebut. Emas spot naik 0,2% menjadi $3.865,73 per ons pada pukul 08.10 GMT, turun dari rekor tertinggi sepanjang masa hari Rabu di $3.895,09. Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,2% menjadi $3.890,80. Indeks dolar AS sedikit melemah mendekati level terendah satu minggu yang dicapai pada hari Rabu. Data menunjukkan pada hari...

Gangguan Ekspor Rusia Angkat Oil
Thursday, 2 October 2025 15:51 WIB | Minyak WTI Minyak jenis Brent

Harga minyak menguat tipis pada Kamis (2/10) setelah tiga sesi melemah, ditopang kekhawatiran potensi gangguan ekspor minyak Rusia. Brent bertambah 0,2% ke $65,49/barel (07:49 GMT) dan WTI naik 0,2% ke $61,92/barel. Namun, kekhawatiran kelebihan pasokan masih membatasi kenaikan. Analis menilai pasar waspada terhadap kemungkinan terganggunya aliran minyak Rusia, sementara G7 berjanji meningkatkan tekanan pada pihak yang menambah pembelian atau membantu mengakali sanksi. Minat beli juga muncul saat WTI mendekati area dukungan $60, di tengah meningkatnya risiko geopolitik dan spekulasi sanksi...