Thursday, 09 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Minyak Sideways, India Pertimbangkan Rusia
Thursday, 16 October 2025 23:42 WIB | Minyak WTI brent oil

Harga minyak bertahan stabil di dekat level terendah dalam lima bulan di tengah sinyal beragam terkait desakan Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan pembelian minyak mentah Rusia oleh India. Harga West Texas Intermediate sedikit berubah dan diperdagangkan mendekati $58 per barel setelah sebelumnya naik hingga 1,4%. Perusahaan penyulingan minyak India mengatakan mereka berharap untuk mengurangi ” bukan menghentikan ” pembelian minyak mentah Rusia, sebuah langkah yang dapat menekan pasokan global, menyusul pernyataan Trump bahwa negara Asia Selatan itu akan menghentikan semua...

Dolar Melemah Akibat Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga
Thursday, 16 October 2025 19:10 WIB | DOLLAR

Dolar AS melemah pada hari Kamis karena meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve tahun ini, sementara tanda-tanda kesepakatan politik Prancis membantu euro. Pada pukul 04:45 ET (08:45 GMT), Indeks Dolar, yang melacak greenback terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya, diperdagangkan 0,2% lebih rendah menjadi 98,342, menuju penurunan mingguan sebesar 0,3%. Akankah Pemangkasan Suku Bunga The Fed Lagi?Pelaku pasar semakin yakin bahwa bank sentral AS akan melanjutkan pemangkasan suku bunga bulan lalu dengan pelonggaran moneter lebih lanjut karena data...

Emas Sentuh Rekor Baru
Thursday, 16 October 2025 17:20 WIB | GOLD

Emas naik ke rekor tertinggi baru dengan harga spot mencapai level tertinggi intraday $4.242/oz pagi ini, didorong oleh meningkatnya ketegangan AS-Tiongkok dan ekspektasi dua kali penurunan suku bunga The Fed lagi tahun ini. Emas dan Perak adalah dua komoditas dengan kinerja terbaik."Harga perak juga naik lebih dari 3% hingga ditutup di atas $53/oz kemarin di tengah pasokan yang ketat di London. Imbal hasil obligasi Treasury AS turun ke level terendah dalam beberapa bulan setelah Ketua The Fed Powell mengisyaratkan kemungkinan penurunan suku bunga seperempat poin bulan ini. Untuk tarif...

Harga Perak Kembali Tertahan
Thursday, 16 October 2025 14:58 WIB | SILVER

Perak bertahan di kisaran $53 per ons pada hari Kamis, mendekati rekor tertinggi yang dicapai awal pekan ini karena krisis pasokan global memicu reli bersejarah. Ketatnya pasar London paling terasa, di mana short squeeze menyebabkan suku bunga sewa melonjak lebih dari 30% pekan lalu, mendorong biaya rollover untuk posisi short ke tingkat yang tidak berkelanjutan. Permintaan dari India semakin menekan pasokan, mendorong beberapa perusahaan reksa dana untuk menangguhkan aliran masuk ke skema ETF perak mereka. Sementara itu, pernyataan dovish dari Ketua The Fed Powell, yang menyoroti pelemahan...

Pasar Khawatir Pasokan Menyusut
Thursday, 16 October 2025 07:17 WIB | Oil,

Harga minyak dunia naik setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Perdana Menteri India Narendra Modi berencana menghentikan pembelian minyak dari Rusia. Langkah ini bisa memperketat pasokan global karena India adalah salah satu pembeli utama minyak Rusia dengan harga diskon. Meski begitu, Trump menyebut India tidak bisa menghentikannya secara langsung, dan tidak memberikan waktu pasti kapan akan dimulai. India dan Tiongkok selama ini memanfaatkan minyak murah dari Rusia melalui aturan batas harga yang dibuat oleh negara-negara G7. Namun, Amerika Serikat mulai menekan India karena...