Saturday, 04 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Emas anjlok hampir tiga persen setelah Trump menang pemilu
Wednesday, 6 November 2024 21:41 WIB | GOLD EMAS

Emas (XAU/USD) jatuh ke level $2.660 pada hari Rabu(06/11) karena Dolar AS (USD) menguat setelah calon presiden dari Partai Republik Donald Trump dinobatkan sebagai pemenang pemilihan presiden AS. Trump menang dengan 277 suara elektoral atas 224 suara Wakil Presiden Kamala Harris, menurut Associated Press. USD menguat karena pandangan pasar bahwa agenda ekonomi dan tarif Trump akan memperkuat Dolar AS. Hal ini, pada gilirannya, berdampak negatif bagi Emas karena sebagian besar dihargakan dan diperdagangkan dalam USD. Emas juga melemah karena modal berputar keluar dari Emas dan aset safe...

US Dollar Hits Four-Month High in Single Session as Trump Wins
Wednesday, 6 November 2024 20:20 WIB | DOLLAR Dolar AS

The US Dollar (USD) rose sharply on Wednesday after former US President Donald Trump secured enough electoral votes to become the next US president. The former US President secured 277 votes, more than enough to surpass the magic 270 threshold needed to secure a majority. An additional element that may lead to more US Dollar strength is the fact that Republicans have secured a majority in the Senate. While the race for control of the US House of Representatives is still undecided, it seems that Trump will not be a powerless president and will have the support of both houses when it comes to...

Emas anjlok hingga di bawah $2.700 setelah Trump terpilih sebagai presiden
Wednesday, 6 November 2024 20:06 WIB | GOLD EMAS

Emas (XAU/USD) anjlok hingga di bawah $2.700 pada hari Rabu karena penguatan Dolar AS (USD) setelah calon presiden dari Partai Republik Donald Trump dinobatkan sebagai pemenang pemilihan presiden AS. Trump menang dengan 277 suara elektoral atas 224 suara Wakil Presiden Kamala Harris, menurut Associated Press. USD menguat karena pandangan pasar bahwa agenda ekonomi dan tarif Trump akan memperkuat Dolar AS. Hal ini, pada gilirannya, berdampak negatif bagi Emas karena sebagian besar dihargakan dan diperdagangkan dalam USD. Emas juga melemah karena modal berputar keluar dari Emas dan aset safe...

Yen Naik mendekati 154,40 Saat Trump AS mengklaim kemenangannya
Wednesday, 6 November 2024 17:18 WIB | Yen Mata Uang Jepang

Pasangan USD/JPY menyentuh level tertinggi empat bulan mendekati 154,40 pada jam perdagangan Eropa pada hari Rabu(06/11). Aset tersebut menguat karena Dolar AS (USD) mengungguli mata uang pesaingnya dengan kemenangan kandidat Republik Donald Trump di depan mata. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, naik di atas 105,00. Menurut Associated Press, Donald Trump telah memenangkan tiga dari tujuh negara bagian medan pertempuran utama yaitu North Carolina, Pennsylvania, dan Georgia dan unggul atas pesaing Demokrat Kamala Harris di sisanya. Pakar pasar...

Perak berada di level bawah $32,50 ditengah pemilu AS berlangsung
Wednesday, 6 November 2024 16:38 WIB | Perak SILVER

Harga perak (XAG/USD) turun mendekati $32,20 selama sesi Eropa pada hari Rabu(06/11). Analisis grafik harian menunjukkan potensi pergeseran momentum dari bullish menjadi bearish, karena Exponential Moving Average (EMA) sembilan hari sejajar dengan EMA 14 hari. Persilangan ke bawah di sini akan menandakan melemahnya momentum jangka pendek. Selain itu, Relative Strength Index (RSI) 14 hari berkonsolidasi tepat di bawah level 50, yang menunjukkan bias bearish yang sedang berlangsung. Namun, pedagang ingin melihat pergerakan lebih lanjut untuk mendapatkan arah tren yang jelas untuk pasangan...