Saturday, 04 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Harga Emas Mendekati $2.600 Meskipun USD Melemah
Monday, 18 November 2024 16:04 WIB | GOLD EMAS

Harga emas (XAU/USD) berjuang untuk memanfaatkan kenaikan intraday yang moderat ke kisaran $2.600, meskipun berhasil bertahan di wilayah positif hingga awal sesi Eropa pada hari Senin(18/11). Kekhawatiran tentang meningkatnya ketegangan geopolitik, bersama dengan melemahnya Dolar AS (USD), ternyata menjadi faktor utama yang bertindak sebagai pendorong bagi logam mulia yang menjadi tempat perlindungan yang aman. Meski demikian, ekspektasi terhadap Federal Reserve (Fed) yang kurang dovish membatasi kenaikan logam kuning yang tidak memberikan hasil yang tidak seimbang. Investor tetap berharap...

Dolar Australia Memangkas Kenaikannya karena Dolar AS Tetap Stabil
Monday, 18 November 2024 14:36 WIB | Dolar Dolar Australia,

Dolar Australia (AUD) mengalami tekanan terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin(18/11) Namun, penurunan pasangan AUD/USD dapat dibatasi karena komentar agresif dari Gubernur Bank Sentral Australia (RBA) Michele Bullock pada hari Kamis lalu. Bullock menekankan bahwa suku bunga saat ini cukup ketat dan tidak akan berubah hingga bank sentral yakin dengan prospek inflasi. Imbal hasil obligasi pemerintah Australia 10 tahun sedikit menurun menjadi sekitar 4,66%, turun dari level tertinggi dalam satu tahun. Data terbaru menunjukkan perlambatan pertumbuhan lapangan kerja pada bulan Oktober,...

Minyak Naik Tipis Pasca Ketegangan Rusia-Ukraina Meningkat
Monday, 18 November 2024 12:45 WIB | Minyak WTI Minyak jenis Brent

Harga minyak naik tipis pada hari Senin pasca ketegangan antara Rusia dan Ukraina meningkat selama akhir pekan, meskipun kekhawatiran tentang permintaan bahan bakar di Tiongkok, konsumen terbesar kedua di dunia, dan perkiraan surplus minyak global membebani pasar. Harga minyak mentah Brent naik 29 sen, atau 0,4%, menjadi $71,33 per barel pada pukul 05.02 GMT, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berada pada $67,20 per barel, naik 18 sen, atau 0,3%. Rusia melancarkan serangan udara terbesarnya terhadap Ukraina dalam hampir tiga bulan pada hari Minggu, yang menyebabkan...

Emas Pulih Pasca Penurunan Mingguan yang Tajam
Monday, 18 November 2024 11:13 WIB | GOLD EMAS

Emas naik mendekati $2600 per ons pada hari Senin (18/11), yang bangkit dari penurunan mingguan terbesarnya sejak 2021, karena reli dolar AS terhenti. Data terbaru di AS menunjukkan penjualan ritel naik lebih dari yang diharapkan pada bulan Oktober, menggarisbawahi ketahanan ekonomi. Komentar dari beberapa pejabat Federal Reserve pekan lalu juga menambah ketidakpastian mengenai waktu dan tingkat potensi penurunan suku bunga. Namun, pasar saat ini memperkirakan sekitar 65% peluang penurunan suku bunga sebesar 25bps pada bulan Desember. Investor sekarang fokus pada pernyataan mendatang dari...

Yen Jepang membalikkan sebagian kenaikan hari Jumat terhadap USD
Monday, 18 November 2024 10:28 WIB | USD/JPY, JPY,

Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak mengisyaratkan kenaikan suku bunga bulan Desember, yang tampaknya mengecewakan investor dan membebani JPY. Selain itu, nada risiko yang umumnya positif dipandang sebagai faktor lain yang mengurangi permintaan JPY sebagai tempat berlindung yang aman. Namun, spekulasi bahwa otoritas Jepang mungkin melakukan intervensi di pasar valas untuk mendukung mata uang domestik membuat para pelaku pasar JPY...