Sunday, 05 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Emas Naik Tipis Saat Pedagang Menimbang Data Inflasi, Ukraina
Thursday, 28 November 2024 18:08 WIB | GOLD EMAS

Emas naik tipis saat investor menilai prospek suku bunga AS menyusul data inflasi pada hari Rabu yang mendukung adanya pemangkasan bulan depan. Emas batangan naik 0,5% menjadi $2.648,21 per ons pada pukul 10:53 pagi di London, dengan tekanan pada logam mereda karena reli dolar kehilangan tenaga. Dolar AS, yang menguat setelah kemenangan Presiden terpilih Donald Trump, telah melemah minggu ini terhadap mata uang lain di tengah arus akhir bulan. Dolar yang lebih kuat membuat logam lebih mahal bagi banyak pembeli. Kasus pemangkasan suku bunga Desember didukung oleh indeks harga pengeluaran...

Harga Minyak Datar Setelah Stok Bensin AS Meningkat dan Penundaan Pertemuan OPEC+
Thursday, 28 November 2024 17:59 WIB | Minyak Oil,

Harga minyak mentah datar pada hari Kamis (28/11) setelah lonjakan mengejutkan dalam persediaan bensin AS dan penundaan pertemuan OPEC+ tentang kebijakan produksi menjadi 5 Desember dari 1 Desember. Harga minyak mentah Brent naik tipis 8 sen menjadi $72,91 per barel pada pukul 09.55 GMT sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 7 sen menjadi $68,79. Perdagangan diperkirakan sepi karena libur Thanksgiving AS pada hari Kamis. OPEC+, yang terdiri dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutu termasuk Rusia, menunda pertemuan akhir pekannya untuk menghindari...

Harga Perak Masih Melanjutkan Penurunan
Thursday, 28 November 2024 14:28 WIB | SILVER

Harga perak turun di bawah $30 per ons pada hari Kamis(28/11), mencapai titik terendah dalam 11 minggu karena permintaan logam sebagai aset safe haven menurun dan prospek penggunaan industrinya melemah. Gencatan senjata baru-baru ini antara Israel dan Hizbullah, yang ditengahi oleh AS dan Prancis, meredakan ketegangan geopolitik, sehingga mengurangi daya tarik perak sebagai aset penghindar risiko. Selain itu, ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan mengambil sikap yang lebih hati-hati terhadap pemotongan suku bunga membebani harga perak. Ketidakpastian ekonomi di Tiongkok, konsumen perak...

Harga minyak anjlok; perhatian tertuju pada pertemuan OPEC+ akhir pekan
Thursday, 28 November 2024 13:28 WIB | Oil,

Harga minyak turun pada hari Kamis(28/11) setelah lonjakan mengejutkan dalam persediaan bensin AS, dengan investor berfokus pada pertemuan OPEC+ akhir pekan ini untuk membahas kebijakan produksi minyak. Harga minyak mentah Brent turun 14 sen, atau 0,2%, menjadi $72,69 per barel pada pukul 04.01 GMT, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS juga turun 14 sen, atau 0,2%, menjadi $68,58 per barel. Perdagangan diperkirakan akan sepi karena libur Thanksgiving AS dimulai pada hari Kamis. Harga minyak kemungkinan akan mempertahankan momentum bearish jangka pendeknya karena risiko...

Harga Emas Memangkas Kerugian Intraday, di Tengah Permintaan USD
Thursday, 28 November 2024 13:23 WIB | GOLD EMAS

Harga emas (XAU/USD) bergerak turun selama sesi Asia pada hari Kamis(28/11), meskipun menemukan beberapa dukungan di dekat area $2.620 dan kini telah memangkas sebagian kerugian intraday-nya. Data makro AS yang dirilis hari Rabu menunjukkan ekonomi AS yang masih tangguh dan kemajuan inflasi yang terhenti, yang menunjukkan bahwa Federal Reserve (Fed) mungkin berhati-hati tentang penurunan suku bunga lebih lanjut. Hal ini, pada gilirannya, memicu kenaikan baru dalam imbal hasil obligasi Treasury AS, yang membantu menghidupkan kembali permintaan Dolar AS (USD) dan melemahkan logam kuning yang...