Friday, 10 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Penguatan dolar berlanjut menjelang data ketenagakerjaan AS
Friday, 10 January 2025 08:54 WIB | DOLLAR

Dolar tampaknya akan melanjutkan kenaikan mingguan terpanjangnya dalam lebih dari setahun pada hari Jumat, didukung oleh kenaikan imbal hasil obligasi dan ekspektasi akan serangkaian angka ketenagakerjaan AS yang kuat. Dolar telah menguat 0,5% terhadap yen minggu ini hingga mencapai 158,03 yen dan menguat lebih dari 1% terhadap pound Inggris yang sedang terpuruk, yang terpukul ke level terendah dalam 14 bulan bersamaan dengan aksi jual obligasi pemerintah dan kekhawatiran tentang keuangan Inggris. Dolar diperkirakan akan mengalami minggu yang relatif stabil terhadap euro, yang mencapai...

Harga Emas Menguat Menjelang Data NFP AS
Friday, 10 January 2025 04:02 WIB | GOLD EMAS

Harga emas melonjak untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (9/1) dan naik tipis 0,35% karena permintaan safe-haven yang didorong oleh kekhawatiran atas kebijakan yang diusulkan Donald Trump, sementara Inggris Raya (UK) menghadapi krisis anggaran. XAU/USD diperdagangkan pada $2.671 pada saat penulisan. Pada hari Rabu, CNN mengungkapkan bahwa Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump mungkin mempertimbangkan untuk mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional, yang akan memberinya justifikasi hukum untuk mengenakan tarif pada musuh dan sekutu AS. Sebelumnya selama sesi...

Dolar Menguat untuk Sesi Ketiga Berturut-turut, Sterling Lanjutkan Penurunan
Friday, 10 January 2025 03:50 WIB | USD GBP/USD EUR/USD USD/JPY,

Dolar AS menguat untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Kamis (9/1) karena imbal hasil Treasury turun tetapi bertahan pada level tinggi di tengah kekhawatiran atas tarif di bawah pemerintahan Trump yang baru, sementara pelemahan sterling baru-baru ini berlanjut. Imbal hasil Treasury AS telah mengalami tren naik, dengan obligasi acuan 10 tahun mencapai level tertinggi 8-1/2 bulan sebesar 4,73% pada hari Rabu karena ekonomi yang tangguh dan kemungkinan tarif telah menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi dan meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mengambil jalur yang lebih...

Harga Minyak Naik Disaat Turunnya Persediaan Imbangi Pelemahan Ekonomi China
Friday, 10 January 2025 03:41 WIB | Minyak Oil,

Harga minyak naik pada hari Kamis (9/1), dengan para pedagang mempertimbangkan risiko pasokan jangka pendek terhadap tanda-tanda lebih lanjut dari pelemahan ekonomi China. Harga minyak West Texas Intermediate naik 0,8% dan ditutup mendekati $74 per barel, melanjutkan kenaikan ketujuhnya dalam sembilan sesi terakhir. Harga minyak turun lebih dari 1% pada hari Rabu setelah harga minyak berjangka gagal menembus level teknis utama. Awal yang kuat dari minyak mentah hingga tahun 2025 telah didukung oleh penarikan persediaan AS yang berkelanjutan dan potensi risiko terhadap pasokan Iran dalam...

Minyak Naik Tipis seiring Pada Permintaan Pasokan AS
Thursday, 9 January 2025 21:31 WIB | Minyak WTI Minyak jenis Brent

Harga minyak naik tipis pada hari Kamis (9/1) karena investor memperhitungkan ekspektasi permintaan bahan bakar musim dingin yang kuat meskipun persediaan bahan bakar AS yang besar dan kekhawatiran ekonomi makro. Minyak mentah Brent berjangka naik 35 sen, atau 0,5%, pada $76,51 per barel pada pukul 12.46 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 30 sen, atau 0,4%, menjadi $73,62. Kedua acuan tersebut turun lebih dari 1% pada hari Rabu karena dolar yang lebih kuat dan kenaikan yang lebih besar dari yang diharapkan dalam persediaan bahan bakar AS menekan harga. Namun demikian, data...