Friday, 10 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
USD/CHF up as SNB brings negative interest rate possibility
Wednesday, 22 January 2025 21:03 WIB |

The USD/CHF pair moved higher near 0.9060 in the North American session on Wednesday (1/22). The Swiss franc pair recovered intraday losses and edged higher as Swiss National Bank (SNB) Chairman Martin Schlegel has opened the door to negative interest rates. Schlegel said in an interview with Bloomberg TV at the World Economic Forum (WEF) in Davos that the SNB "doesn't like negative interest rates" but if we have to do it, "we will do it." His ultra-dovish monetary policy stance is supported by the risk of inflation rising beyond the SNB's target range. Schlegel added, "We are ready to...

Harga emas mencapai titik tertinggi ditengah ancaman tarif Trump
Wednesday, 22 January 2025 17:34 WIB | GOLD EMAS

Harga emas naik tipis ke titik tertinggi dalam 11 minggu dalam perdagangan Asia pada hari Rabu (22/1), memperpanjang kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut karena permintaan aset safe haven meningkat di tengah kekhawatiran tarif AS di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump. Harga emas spot naik 0,2% menjadi $2.749,29 per ons, level tertinggi sejak awal November, sementara emas berjangka yang berakhir pada bulan Februari naik 0,2% menjadi $2.766,57 per ons pada pukul 01:45 ET (06:45 GMT) Logam kuning tersebut bersiap untuk kenaikan hari ketiga berturut-turut, karena para pedagang tetap...

Minyak Terus Turun Karena Investor Mengamati Kebijakan Trump
Wednesday, 22 January 2025 17:26 WIB | WTI brent oil

Harga minyak turun pada hari Rabu (22/1) , memperpanjang penurunan sesi sebelumnya karena pasar mempertimbangkan pernyataan darurat energi nasional oleh Presiden AS Donald Trump pada hari pertamanya menjabat dan mengamati kebijakan tarifnya. Harga minyak mentah Brent turun 36 sen, atau 0,5%, menjadi $78,93 per barel pada pukul 07.30 GMT. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 46 sen, atau 0,6%, menjadi $75,37. Harga minyak mentah ditutup lebih rendah pada hari Selasa setelah Trump menetapkan rencana menyeluruh untuk memaksimalkan produksi minyak dan gas, termasuk...

GBP Bertahan Terhadap USD Saat Investor Menilai Rencana Tarif Trump
Wednesday, 22 January 2025 14:54 WIB | GBP/USD

Poundsterling (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada sesi London hari Rabu (22/1) tetapi masih bertahan terhadap kenaikan hari Selasa di atas level support utama 1,2300. Pasangan GBP/USD sedikit melemah karena Dolar AS sedikit pulih, dengan Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, sedikit lebih tinggi dari level terendah dua minggu di 107,90. Namun, Greenback dapat menghadapi tekanan jual karena permintaan safe haven-nya telah menurun. Daya tarik safe haven USD telah berkurang karena rencana tarif yang diungkapkan oleh pemerintahan Amerika...

Dolar Australia Tetap Merosot , Dolar AS Menguat Akibat Ancaman Perang Dagang
Wednesday, 22 January 2025 14:17 WIB | AUD/USD,

Dolar Australia (AUD) tetap lesu terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu (22/1). Pasangan AUD/USD menghadapi tantangan karena Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pemerintahannya sedang mempertimbangkan untuk mengenakan tarif 10% pada impor Tiongkok mulai 1 Februari. Langkah tersebut dilaporkan terkait dengan kekhawatiran atas pengiriman fentanil dari Tiongkok ke Meksiko dan Kanada, menurut Reuters. Trump menyebutkan sebelumnya, "Jika kita membuat kesepakatan TikTok dan Tiongkok tidak menyetujuinya, kita mungkin dapat mengenakan tarif pada Tiongkok." Komentar ini menyusul...