Monday, 13 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
EUR/USD Pulih Karena Ekonomi AS Terancam Resesi
Monday, 7 April 2025 18:44 WIB | Euro

EUR/USD pulih dari kerugian intraday dan mendatar mendekati 1,0960 pada sesi Eropa hari Senin(7/4). Pasangan mata uang utama bangkit kembali karena Dolar AS (USD) merosot dalam lingkungan pasar yang menghindari risiko, didorong oleh pemberlakuan tarif timbal balik yang lebih buruk dari perkiraan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Rabu. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, merosot mendekati 104,40. Tarif timbal balik yang diumumkan oleh Presiden AS Trump telah membuat pasar global ketakutan, yang mengakibatkan ekuitas...

Poundsterling Menguat Terhadap Dolar AS di Tengah Ketidakpastian ekonomi AS
Monday, 7 April 2025 15:28 WIB | GBP/USD

Poundsterling (GBP) menguat kembali mendekati 1,2930 terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Eropa hari Senin(7/4) setelah mencapai level terendah satu bulan di 1,2830 pada awal hari. Pasangan GBP/USD menarik minat beli karena Dolar AS menghadapi tekanan akibat pemberlakuan tarif timbal balik oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Rabu. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun mendekati 102,40. Pelaku pasar keuangan semakin khawatir terhadap prospek ekonomi AS karena Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell menyatakan pada hari...

Minyak Anjlok Akibat Gejolak Tarif dan Kekhawatiran Resesi
Monday, 7 April 2025 15:23 WIB | Minyak WTI Minyak jenis Brent

Harga minyak anjlok pada awal perdagangan, yang memperpanjang kerugian pekan sebelumnya akibat kekhawatiran bahwa meningkatnya ketegangan perdagangan global akan memicu resesi dan melemahkan permintaan minyak mentah. Minyak Brent turun 3,7% menjadi $63,13 per barel, sementara minyak WTI turun 3,9% menjadi $59,56 per barel. Kedua harga acuan minyak tersebut turun ke level terendah dalam empat tahun karena Tiongkok membalas pungutan Presiden Trump dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell memperingatkan tarif AS kemungkinan akan meningkatkan inflasi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi. "Skala...

Emas Pangkas Penurunan Didukung Permintaan Safe-Haven dan Bank Sentral
Monday, 7 April 2025 15:17 WIB | GOLD EMAS

Harga emas memangkas penurunan sebelumnya pada hari Senin (7/4), karena beberapa permintaan safe-haven masuk dan karena pembelian bank sentral yang kuat mendukung harga setelah turun ke level terendah dalam lebih dari tiga pekan terakhir, sementara analis terus melihat prospek bullish untuk emas batangan. Harga emas spot turun 0,6% menjadi $3.019,63 per ons, pada pukul 07.45 GMT. Di awal sesi, emas turun sekitar 2% ke titik terendah sejak 13 Maret, karena investor yang gelisah menjual logam mulia untuk mengimbangi kerugian di tempat lain, di tengah kekhawatiran resesi global, yang dipicu...

Yen Jepang Tetap Mendekati Level Tertinggi Multi-Bulan Terhadap USD Yang Secara Umum Melemah
Monday, 7 April 2025 15:12 WIB | mata uang yen

Yen Jepang (JPY) membalikkan penurunan intraday terhadap mata uang Amerika dan kembali naik mendekati batas atas kisaran harian menjelang sesi Eropa pada hari Senin(7/4). Investor tetap khawatir bahwa tarif Presiden AS Donald Trump akan memicu perang dagang global dan merusak pertumbuhan ekonomi di seluruh dunia. Selain itu, ketegangan geopolitik yang terus-menerus menyebabkan aksi jual yang berkepanjangan di pasar ekuitas dan memberikan sedikit dukungan terhadap JPY sebagai safe haven. Sementara itu, tanda-tanda inflasi yang meluas di Jepang membuka peluang bagi kenaikan suku bunga lebih...