Monday, 13 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Harga Minyak Turun di Tengah Ketidakpastian Kebijakan Tarif AS
Monday, 14 April 2025 06:57 WIB | Minyak WTI brent oil

Harga minyak turun di awal sesi Asia. Serangkaian sinyal beragam dari pemerintahan Trump selama akhir pekan mengenai tarif telepon pintar, laptop, dan barang elektronik lainnya memicu ketidakpastian baru atas kebijakan perdagangan AS. Perubahan kebijakan tarif AS terus mendorong perubahan dramatis harga komoditas, kata Olivia Cross dari Capital Economics dalam sebuah catatan. "Dalam jangka pendek, pengumuman kebijakan mungkin akan menjadi pendorong utama harga komoditas, bersama dengan data ekonomi yang mungkin mencerminkan dampak tarif pada aktivitas industri dan perdagangan," tambah ekonom...

Emas Turun Dari Rekor Saat Agenda Tarif Trump Tetap Menjadi Sorotan
Monday, 14 April 2025 06:54 WIB | GOLD EMAS

Emas turun tipis dari rekor karena pasar mempertimbangkan berita perdagangan AS terbaru dari Presiden Donald Trump, yang telah beralih ke aset aman di tengah meningkatnya kebingungan atas agenda tarifnya. Emas batangan turun sebanyak 0,8% dalam perdagangan awal pada hari Senin ” menyusul kenaikan lebih dari 6% minggu lalu yang membuatnya diperdagangkan di atas $3.245 per ons untuk pertama kalinya. Penurunan terjadi setelah penangguhan hukuman yang sederhana bagi dolar dari kekalahannya baru-baru ini, menyusul jeda AS pada tarif timbal balik pada telepon pintar, komputer, dan elektronik...

Dolar AS Merosot Karena Keyakinan Anjlok Dan Prospek Inflasi Suram
Saturday, 12 April 2025 03:20 WIB | DOLLAR

Indeks Dolar AS (DXY) terus merosot pada sesi Jumat (11/4), jatuh mendekati area 100 setelah mencapai titik terendah baru dalam tiga tahun sebelumnya pada hari itu. Tren penurunan mencerminkan kemerosotan luas dalam keyakinan investor karena data baru dan komentar bank sentral menggambarkan gambaran suram bagi ekonomi Amerika Serikat (AS). Indeks sentimen Universitas Michigan jatuh pada bulan April, sementara Indeks Harga Produsen berada di bawah perkiraan, menambah kekhawatiran pasar akan disinflasi. Beberapa pejabat Federal Reserve (Fed) menandai meningkatnya ekspektasi inflasi sebagai...

Harga Minyak Naik Di Tengah Ketegangan Geopolitik, Namun Kerugian Mingguan Tetap Berlanjut
Saturday, 12 April 2025 03:10 WIB | Minyak WTI brent oil

Harga minyak mentah WTI naik 2,4% dan ditutup pada $61,50 per barel pada hari Jumat (11/4), setelah Menteri Energi AS Chris Wright mengisyaratkan AS mungkin akan memblokir ekspor minyak Iran dalam upaya menekan Teheran atas program nuklirnya. Namun, kekhawatiran atas sengketa perdagangan AS-Tiongkok terus membebani ekspektasi permintaan. Tiongkok mengumumkan kenaikan tarif yang tajam atas barang-barang AS menjadi 125%, sementara Gedung Putih mengonfirmasi total tarif AS atas impor Tiongkok sekarang mencapai 145%. Sebagai tanggapan, Badan Informasi Energi AS memangkas perkiraan permintaan...

Emas Melonjak Ke Rekor Tertinggi Saat Perang Dagang Meletus
Saturday, 12 April 2025 03:05 WIB | GOLD EMAS

Kenaikan harga emas berlanjut untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Jumat (11/4) dengan logam kuning tersebut mencapai level tertinggi baru sepanjang masa di $3.245. Kenaikan lebih dari 2% tercatat di tengah meningkatnya perang dagang antara AS dan Tiongkok serta dampaknya terhadap ekonomi global. Pada saat penulisan, XAU/USD diperdagangkan pada $3.233. Selama sesi Amerika Utara, Tiongkok menerapkan tarif 125% terhadap AS sebagai balasan atas keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menaikkan bea masuknya menjadi 145% terhadap produk-produk Tiongkok. Oleh karena itu, investor yang...