Monday, 13 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Emas Naik ke Rekor Tertinggi karena Perang Dagang yang Meluas Membantu Permintaan Aset Safe Haven
Wednesday, 16 April 2025 13:42 WIB | GOLD EMAS

Emas naik ke level tertinggi baru karena Presiden AS Donald Trump memerintahkan penyelidikan yang dapat membuka front baru dalam perang dagang global, yang memicu penarikan diri dari ekuitas dan pergerakan menuju aset safe haven. Emas batangan naik sebanyak 1,89% pada hari Rabu (16/4) hingga naik di atas $3.291 per ons untuk pertama kalinya, melampaui puncak tertinggi sepanjang masa sebelumnya yang ditetapkan pada hari Senin. Para pedagang kembali dikejutkan oleh serangkaian berita utama tarif, dengan Trump meluncurkan penyelidikan terhadap perlunya pungutan atas mineral penting. Logam...

USD/CHF Turun Kembali Mendekati Level Terendah Multi-Tahun Karena USD Yang Melemah
Wednesday, 16 April 2025 12:43 WIB | EUR/USD

Pasangan USD/CHF menarik penjual baru selama sesi Asia pada hari Rabu (16/4) dan mengikis sebagian besar pemulihan moderat hari sebelumnya. Harga spot turun kembali mendekati pertengahan 0,8100-an dalam satu jam terakhir dan tetap berada dalam jarak dekat dari level terendah sepuluh tahun yang dicapai Jumat lalu di tengah Dolar AS (USD) yang secara luas melemah. Faktanya, Indeks USD (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, merana mendekati level terendah sejak April 2022 di tengah melemahnya kepercayaan terhadap ekonomi AS. Lebih jauh, taruhan bahwa Federal Reserve...

EUR/USD Naik Mendekati 1,1350 Menjelang Data Inflasi HICP Zona Euro
Wednesday, 16 April 2025 11:40 WIB | EUR/USD

EUR/USD diperdagangkan di sekitar 1,1340 selama jam Asia pada hari Rabu (16/4), bangkit setelah dua sesi penurunan berturut-turut. Pasangan ini mendapat dukungan dari sentimen risiko global yang lebih positif, didukung oleh keputusan Presiden AS Donald Trump untuk membebaskan produk teknologi utama dari tarif "timbal balik" yang baru diumumkannya. Namun, kenaikan lebih lanjut untuk Euro (EUR) mungkin terbatas karena pasar secara luas memperkirakan Bank Sentral Eropa (ECB) akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada hari Kamis. Pergerakan ini terjadi di tengah meningkatnya...

Emas Sebagai Aset Safe Haven Mencapai Rekor Tertinggi Karena Melemahnya Dolar, Kekhawatiran Perang Dagang
Wednesday, 16 April 2025 11:09 WIB | GOLD EMAS

Harga emas mencapai puncak tertinggi sepanjang masa pada hari Rabu (16/4) karena melemahnya dolar, meningkatnya ketegangan perdagangan, dan kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi global meningkatkan permintaan untuk emas batangan sebagai aset safe haven. Harga emas spot naik 1,3% menjadi $3.270,12 per ons, pada pukul 03.19 GMT. Harga emas mencapai puncaknya di $3.275,20 per ons pada awal sesi. Harga emas berjangka AS naik 1,4% menjadi $3.286,30. "Perpaduan faktor-faktor seperti depresiasi dolar dan penghindaran risiko yang berkelanjutan menguntungkan emas," kata Tim Waterer, kepala analis...

Perak Bergerak Naik Mendekati $32,50 Karena Permintaan Safe Haven
Wednesday, 16 April 2025 10:49 WIB | Perak SILVER

Harga perak (XAG/USD) bergerak naik setelah mengalami penurunan baru-baru ini, diperdagangkan sekitar $32,30 per troy ounce selama sesi Asia hari Rabu (16/4). Kenaikan terjadi karena ketidakpastian yang masih ada atas kebijakan perdagangan AS terus memicu permintaan safe haven untuk logam mulia tersebut. Dolar AS (USD) yang lebih lemah juga mendukung harga Perak, membuat aset berdenominasi dolar lebih menarik bagi pembeli asing. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, diperdagangkan lebih rendah mendekati 99,80 pada saat penulisan. Perhatian...