Tuesday, 07 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Menanti Kejutan Inflasi, Dolar Kena Tekan
Friday, 5 December 2025 09:21 WIB | Dolar AS EUR/USD AUD/USD,

Dolar melemah terhadap mata uang G-10 saat pasar menunggu data inflasi dan sentimen utama dari AS yang dapat menambah konteks pada data ketenagakerjaan yang bervariasi minggu ini. Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0,1%. Pendapatan pribadi AS, pengeluaran pribadi, PCE inti, indeks harga PCE, dan sentimen konsumen awal Michigan akan dirilis hari ini. USD/JPY turun 0,1% menjadi 154,92 setelah mengalami tekanan jual akibat penetapan suku bunga Tokyo. Nilai tukar spot sempat mencapai 154,51 dan mencapai level terendah dua minggu di London sebagai respons atas laporan bahwa anggota kunci...

Minyak Stabil, Isu Damai Ukraina dan Banjir Pasokan Masih Jadi Perhatian
Friday, 5 December 2025 08:59 WIB | Minyak WTI brent oil Oil, Crude Oil

Harga minyak masih menahan kenaikan dua hari terakhir di tengah fokus pasar pada pembicaraan gencatan senjata Ukraina dan kekhawatiran kelebihan pasokan global. Brent diperdagangkan di atas $63 per barel, sementara WTI bergerak dekat $60 per barel. Negosiator Ukraina bersiap mengikuti putaran pembicaraan baru di Florida, namun Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut beberapa poin dalam rencana damai yang didukung AS masih tidak bisa diterima. Di sisi lain, pasar khawatir pasokan akan semakin melimpah jika suatu saat sanksi terhadap Rusia dilonggarkan, menambah ekspor minyak mereka. Tekanan...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB | Dollar Australia,

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat di bawah puncak hampir dua bulan yang disentuh sehari sebelumnya. Secara fundamental, jalur paling mudah buat AUD/USD masih cenderung ke atas, tapi banyak pelaku pasar memilih menahan diri dulu sambil menunggu rilis data inflasi penting AS sebelum melanjutkan posisi buy yang sudah terbentuk dua minggu terakhir. Fokus utama pasar hari ini adalah rilis Indeks Harga PCE inti AS untuk Oktober,...

Emas Diam di $4.205, Lagi Nunggu Kejutan Data AS?
Friday, 5 December 2025 07:58 WIB | GOLD

Harga emas bergerak datar di sekitar $4.205 per troy ounce pada awal sesi Asia hari Jumat(5/12). Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan data ketenagakerjaan yang masih kuat membuat emas sulit naik lebih jauh. Banyak pelaku pasar memilih wait and see menjelang rilis data inflasi penting AS, yaitu Indeks Harga PCE untuk bulan September yang dijadwalkan keluar hari ini. Data ini dianggap kunci untuk membaca arah kebijakan The Fed ke depan. Imbal hasil obligasi yang lebih tinggi dan data tenaga kerja yang kuat biasanya mendukung penguatan Dolar AS, dan itu cenderung menekan harga...

Minyak Naik Tapi Ada Ancaman
Friday, 5 December 2025 07:14 WIB | Oil,

Harga minyak masih bertahan naik selama dua hari terakhir. WTI diperdagangkan dekat $60 per barel, sementara Brent berada di atas $63 setelah menguat 1,2% pada hari Kamis. Sentimen pasar banyak dipengaruhi oleh perkembangan pembicaraan gencatan senjata di Ukraina, di mana negosiator Ukraina akan mengikuti putaran diskusi baru di Florida. Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan ada beberapa poin dalam rencana perdamaian versi AS yang tidak bisa ia terima. Pasar sekarang fokus pada apakah pembicaraan ini bisa berujung pada pencabutan sanksi terhadap Rusia dan meningkatnya ekspor...